Kejagung Cabut Cegah ke Luar Negeri Bos Djarum dalam Kasus Dugaan Manipulasi Pajak

AKURAT.CO Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi mencabut status pencegahan ke luar negeri terhadap VRH dalam kasus dugaan tindak pidana memperkecil kewajiban pembayaran pajak perusahaan pada 2016–2020 yang melibatkan oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, VRH merujuk pada Victor Rachmat Hartono, petinggi Grup Djarum.
“Benar, terhadap yang bersangkutan (VRH) telah dimintakan pencabutan oleh penyidik,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, dikutip Minggu (30/11/2025).
Anang menjelaskan bahwa pencabutan pencegahan dilakukan karena penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) menilai VRH bersikap kooperatif selama proses penyidikan.
Baca Juga: Dari Jelantah Jadi Manfaat: Pemkot Semarang Apresiasi Inovasi Pelajar di Pasar Johar
Saat ini, Jampidsus Kejagung masih mendalami dugaan tindak pidana manipulasi kewajiban perpajakan oleh oknum pegawai pajak di lingkungan Ditjen Pajak Kementerian Keuangan untuk periode 2016–2020.
Pengusutan dilakukan melalui penggeledahan di sejumlah lokasi serta penerbitan pencegahan bagi beberapa pihak.
Direktorat Jenderal Imigrasi sebelumnya mengonfirmasi bahwa lima orang telah dicegah bepergian ke luar negeri atas permintaan Kejagung.
Mereka berinisial KD, BNDP, HBP, KL, dan VRH, dengan masa pencegahan berlaku 14 November 2025 hingga 14 Mei 2026.
“Alasan: korupsi,” demikian tertulis dalam dokumen Ditjen Imigrasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







