KPK Periksa Dua Pegawai DJBC sebagai Saksi Kasus Korupsi Bea Cukai

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil dua pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, untuk pemeriksaan saksi dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi Bea Cukai.
"Hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait bea dan cukai," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
Kedua saksi adalah Hendy Dwi Cahyono dan Hendra Leonardo Naibaho, yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Winda Lorenza Diduga Jadi Saksi Kasus Suap Bea Cukai, Ini Kata KPK
Meski demikian, belum diungkap materi yang akan dikorek penyidik dari Hendy maupun Hendra. Namun, pemeriksaan keduanya dilakukan dalam rangka pengembangan penyidikan kasus korupsi di lingkungan Bea Cukai.
KPK sebelumnya terus mengembangkan perkara yang bermula dari pengusutan dugaan suap terkait pengurusan importasi barang. Penyidikan kemudian berkembang setelah ditemukan dugaan aliran uang kepada sejumlah pejabat Bea Cukai maupun pihak lainnya.
Dalam pengembangan perkara, KPK juga telah menerbitkan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Salah satu sprindik telah menjerat Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda sebagai tersangka.
Sementara satu sprindik lainnya masih bersifat umum. Penyidik masih mengumpulkan dan memperkuat alat bukti sebelum menentukan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana dalam klaster tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






