Koruptor Disebut Tak Takut Penjara, Ada yang Kos di Dekat Lapas

AKURAT.CO Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, I Wayan Sudirta, menyoroti lemahnya pengawasan terhadap narapidana kasus korupsi.
Ia menyebut kondisi tersebut membuat sebagian koruptor tidak lagi gentar dengan hukuman penjara.
Wayan bahkan mengungkap adanya koruptor yang telah divonis dan menjalani hukuman, tetapi disebut masih dapat tinggal di tempat kos yang berada di sekitar penjara.
"Karena sudah terbukti banyak koruptor yang ditangkap, ditahan, dipenjara, dia kos di samping penjara, dia enggak takut dipenjarakan," kata Wayan dalam rapat penyerapan aspirasi lanjutan terkait RUU Perampasan Aset di Komisi III DPR, Senin (14/9/2026).
Menurut Wayan, kondisi tersebut menunjukkan penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi tidak cukup hanya mengandalkan hukuman badan. Pengembalian kerugian negara, kata dia, harus menjadi perhatian utama.
Karena itu, Wayan menyatakan Fraksi PDIP mendukung agar RUU Perampasan Aset segera diselesaikan dan disahkan.
Namun, dia meminta penerapan aturan tersebut nantinya dilakukan secara konsisten oleh aparat penegak hukum.
Wayan menilai negara tidak boleh kehilangan daya tekan terhadap pelaku korupsi.
Ia juga mendukung konsep pemiskinan koruptor melalui perampasan aset yang berkaitan dengan tindak pidana dan pengembaliannya kepada negara.
"Dipenjarakan penting, karena dia bersalah, tapi lebih penting mengembalikan kerugian negara," ujarnya.
Meski mendorong penguatan kewenangan negara untuk merampas aset hasil kejahatan, Wayan mengingatkan agar RUU tersebut tidak mengabaikan hak-hak warga negara.
Menurut dia, seseorang yang dituduh melakukan korupsi tetap harus memperoleh perlindungan hukum dan kesempatan membela diri secara maksimal.
Baca Juga: Diterpa Narasi Miring Soal Swafoto BRICS, Seskab Teddy Beberkan Hasil Nyata Lawatan Presiden Prabowo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








