Gus Alex Ungkap Cerita di Balik Uang Rp200 Juta dalam Kasus Kuota Haji

AKURAT.CO Staf Khusus mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, mengungkap peruntukan uang Rp200 juta yang sebelumnya disebut saksi Rizky Fisa Abadi sebagai pinjaman.
Dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026) malam, Ishfah menyebut, uang tersebut diminta untuk memenuhi kebutuhan tambahan uang reses pimpinan Komisi VIII DPR RI.
Rizky merupakan Kepala Subdirektorat Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus Kementerian Agama periode 2022–2023. Saat ini, Rizky bertugas di Sekretariat Jenderal Kementerian Agama.
Keterangan mengenai uang Rp200 juta itu disampaikan Ishfah saat mendapat kesempatan mengonfirmasi kesaksian Rizky.
Sebelumnya, Rizky mengaku pernah memberikan uang total Rp500 juta kepada pihak yang ditunjuk Ishfah. Uang tersebut diserahkan dalam dua tahap, masing-masing Rp200 juta dan Rp300 juta.
Ishfah kemudian menanyakan kembali kepada Rizky mengenai penyerahan uang tersebut.
"Saya ingin konfirmasi lagi ke Mas Rizky, menanyakan lagi kepada Mas Rizky, dan saya sekali lagi, saya mohon sampaikan apa adanya, sesuatu yang faktanya seperti apa disampaikan saja. Tadi Mas Rizky menyampaikan ketika dikonfirmasi oleh rekan dari Penuntut Umum bahwa Mas Rizky menyerahkan uang ke saya sejumlah Rp500 juta. Betul?" tanya Ishfah dari kursi terdakwa.
"Iya tidak secara langsung," jawab Rizky.
Ishfah kemudian mengonfirmasi penyerahan pertama senilai Rp200 juta yang dilakukan di kompleks DPR RI, Senayan.
"Yang pertama itu disampaikan pinjaman sejumlah Rp200 juta yang diserahkan kepada seseorang di kompleks Senayan, kantor DPR, betul?" tanya Ishfah.
"Betul, Pak," jawab Rizky.
Menurut Ishfah, ketika itu dirinya meminta Rizky menyerahkan uang tersebut kepada dua orang di kompleks DPR RI. Namun, Rizky mengaku hanya bertemu dengan satu orang.
"Seseorang. Mas Rizky tahu untuk keperluan apa?" tanya Ishfah.
"Saya tidak tahu, Pak," jawab Rizky.
Ishfah kemudian mengatakan uang tersebut berkaitan dengan kebutuhan tambahan uang reses pimpinan Komisi VIII DPR RI.
"Bukannya sebelumnya saya sampaikan, saya membutuhkan, mohon tolong dibantu dana sejumlah Rp200 juta untuk keperluan tambahan uang reses pimpinan Komisi VIII, permintaan pimpinan Komisi VIII?" ujar Ishfah.
"Saya tidak ingat, Pak," jawab Rizky.
Ishfah juga menyebut permintaan tersebut disampaikan sebelum Rizky berangkat ke Arab Saudi pada 27 November 2023.
"Sebelum berangkat saya minta tolong langsung serahkan kepada dua orang staf pimpinan Komisi VIII," kata Ishfah.
Namun, Rizky tetap menyatakan dirinya hanya bertemu dengan satu orang saat menyerahkan uang tersebut.
"Tapi saya bertemunya satu orang, Pak," ujar Rizky.
Ishfah juga meluruskan keterangan Rizky yang menyebut uang Rp200 juta tersebut sebagai pinjaman. Menurut Ishfah, uang itu bukan pinjaman, melainkan permintaan bantuan.
"Oke. Itu terkait dengan yang Rp200 juta, dan saya tidak pinjam, Mas. Saya sampaikan saya apa adanya saja. Saya tidak pinjam. Saya minta tolong ke Mas Rizky," jelas Ishfah.
"Baik," jawab Rizky.
Baca Juga: Pramono Tanggapi Pujian Prabowo: Biar Publik yang Menilai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









