KPK Periksa Enam Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap enam saksi, dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan para saksi berasal dari kalangan penilai aset, aparatur sipil negara (ASN), hingga mantan pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pemeriksaan tersebut dilakukan dalam rangka pengembangan penyidikan perkara pengadaan lahan di Rorotan.
"Hari ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam rangka pengembangan penyidikan perkara dugaan TPK terkait pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara," kata Budi, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Baca Juga: KPK Periksa 11 Saksi dalam Pengembangan Kasus Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan
Enam saksi yang dipanggil, yakni Parid Ridwan, staf penilai di KJPP Wahyono Adi & Rekan yang pada 2019–2020 mengelola NilaiAset; Ucu Syamsul Arifin, staf pemasaran KJPP Wahyono Adi & Rekan; dan Wisnu Junaidi, pemilik KJPP Wisnu Junaidi dan Rekan (W&R).
Selanjutnya, Embunsari, ASN yang pada 2007 menjabat Kepala Seksi Survei, Pengukuran, dan Pemetaan Kantor Pertanahan Jakarta Utara; Indra Haditama, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara; serta Rochmat, pensiunan BPN Jakarta Utara.
Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan untuk mendalami fakta dan informasi yang berkaitan dengan perkara dugaan korupsi pengadaan lahan di Rorotan, Jakarta Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








