Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke kediamannya di Jalan Kertanegara untuk menggelar rapat evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas berbagai persoalan yang muncul di lapangan, terutama menyangkut keselamatan dan kesehatan anak penerima manfaat.
Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan enam langkah perbaikan yang harus segera dijalankan, mulai dari penutupan sementara Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) bermasalah, evaluasi kualitas juru masak, hingga perbaikan sanitasi dan penguatan kerja sama lintas sektor. Pemerintah juga mewajibkan sertifikat laik higiene dan sanitasi, serta mengoptimalkan peran Puskesmas dan UKS.
“Keselamatan anak adalah prioritas utama. Insiden ini bukan sekadar angka, tetapi menyangkut masa depan generasi penerus bangsa,” tegas Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










