Mengenal NEXTFleet, Armada E2E Revolusioner dari Indosat Ooredoo

AKURAT.CO PT Indosat Tbk atau dikenal sebagai Indosat Ooredoo Hutchison memperkenalkan kehadiran solusi NEXTFleet di Gedung Kantor Pusat PT Indosat (KPPTI), Jakarta Pusat, Senin (24/7/2023).
Solusi tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan menjamin keamanan dalam industri transportasi dan logistik.
NEXTFleet merupakan solusi manajemen armada end-to-end (E2E) yang revolusioner dan mengintegrasikan telematik berbasis artificial intelligence (AI) canggih yang dikembangkan oleh Indosat Business.
Fitur terbaru yang ditawarkan oleh NEXTFleet di antaranya Advaced Driver Assistance Systems (ADAS), Fuel Tank Safety, serta Smart Route Optimization & Order Management.
Pengenalan solusi tersebut dikemas dalam acara NEXTfleet Car Roadshow Jawa-Bali 2023 dengan tema UNLOCKING POSSIBILITIES: NEXTfleet Safety and efficiency redefined.
Pada kesempatan tersebut, Director & Chief Regulatory Officer Indosat M Danny Buldansyah melepas armada contoh teknologi NEXTfleet dari Gedung KPPTI.
Armada akan berangkat dari Jakarta melewati beberapa kota untuk menuju Surabaya dengan tujuan akhir Bali.
"Semoga solusi layanan ini bisa diterima oleh masyarakat dengan baik. Produk solusi E2E ini akan diluncurkan untuk uji coba dari Jakarta ke Surabaya. Dari uji coba, nanti kita mendapatkan apa yang bisa dilihat. Semoga NEXTfleet bisa menjadikan perusahaan lebih efisien dan ada peningkatan produktivitas," ujar Danny.
Menurut dia, solusi layanan itu sudah bisa dinikamti pada area yang sudah terjangkau jaringan telekomunikasi Indosat. Solusi bisa didapatkan dengan biaya mulai Rp 125 ribu per armada tergantung kerumitan teknologi yang digunakan.
Namun, biaya tersebut belum termasuk investasi sistem operasi yang dipusatkan oleh perusahaan operator untuk memantau armada yang dimilikinya.
Layanan NEXTfleet juga telah didukung oleh teknologi Internet of Things (IoT) Connect, aplikasi manajemen konektivitas (connectivity management platform) khusus untuk perangkat IoT, sehingga memastikan armada NextFleet tetap terhubung ke pusat operasi dengan stabil selama perjalanan.
Sementara itu, berdasarkan survei yang dilakukan oleh partner Indosat Business, NEXTfleet memberikan dampak peningkatkan efisiensi dan produktivitas hingga 50% karena memaksimalkan utilitas armada dan performa driver yang lebih baik, mengurangi keterlambatan pengiriman, visibilitas operasional secara menyeluruh, dan biaya operasional yang lebih murah.
AVP-Product Owner IoT Indosat Octario Rezkavianto menambahkan, dalam tahap uji coba untuk perjalanan Jakarta ke Bali, mobil yang digunakan Gran Max. Artinya, mobil murah pun bisa menggunakan solusi NEXTfleet yang kaya dengan fitur-fitur canggih.
"Kita memilih Gran Max, dengan bagian dalam dan depan tengah mobil bagian atas dikasih kamera. Kamera bisa memantau ke seluruh bagian dalam mobil secara real-time. Di depan, dekat kemudi juga diberi tombol panic button. Dalam kurang dari 5 detik, ketika panic button ditekan driver akan langsung terpantau oleh operator pusat armada jika mobil misalnya dimasuki oleh pencuri atau terkena pungli. Driver bisa langsung laporkan," ucap Octario.
Dia menyampaikan, solusi NEXTfleet merupakan sistem aplikasi yang memiliki banyak fitur dan bisa dipantau setiap saat (real-time).
Sebagai aplikasi road management yang mengabut solusi dari ujung ke ujung (E2E), NEXTfleet bertujuan meningkatkan efisiensi dan menawarkan kesalamatan (safety) armada logistik lebih baik, yang pada akhirnya juga bisa dievaluasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




