Simak Landasan Ajaran Dakwah Islam Secara Digital

AKURAT.CO, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi menyelenggarakan webinar Literasi Digital #MakinCakapDigital 2023 untuk segmen komunitas di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dengan tema "Aktivitas Dakwah di Ruang Digital" dalam rangka kampanye Gerakan Nasional Literasi Digital di Indonesia pada Selasa (15/8/2023).
Hadir sejumlah pembicara program kegiatan Literasi Digital #MakinCakapDigital 2023 yang ahli di bidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Ketua STIKOSA AWS, Meithiana Indrasari; dan Founder Milenia Guest House, Gilang Alvianto; serta Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Lukman S Thahir.
Internet telah memudahkan kehidupan sehari-hari, salah satunya untuk berkomunikasi. Bahkan kegiatan berdakwah pun bisa dilakukan secara daring yang bertujuan untuk mendapatkan pencerahan positif maupun memotivasi.
Dakwah pun akhirnya memanfaatkan media sosial, dengan melihat fakta bahwa pengguna internet terus mengalami peningkatan berdasarkan survei dari We Are Social dan HootSuit di awal 2023 yang sudah mencapai 214 juta atau hampir 80 persen dari total penduduk. Terlebih pengguna aktif media sosial sudah mencapai 164 juta.
Namun sayangnya, kompetensi dalam literasi digital belum merata, menurut data BPS pada 2019 dari tiga subindeks, Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) Indonesia, subindeks keahlian meraih skor paling rendah meskipun dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan. "Prinsip dalam dakwah Islam salah satunya yaitu menjalankan manifest Al-Quran dan As-Sunah sehingga menjadi jalan kehidupan," ungkap Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Lukman S Thahir, saat menjadi narasumber kegiatan literasi digital #makincakapdigital 2023 untuk segmen komunitas di wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (15/8/2023).
Ada pula prinsip untuk ketauhidan kepada penciptanya dan membebaskan dari sifar syirik.
Di sisi lain dakwah juga mengajarkan penghambaan hanya kepada Allah SWT, bukan kepada manusia yang termasuk salah satu dasar dari keislaman seseorang.
Secara detail seperti yang sudah dijelaskan, ada pula manifestasi dari Al-Quran dan Sunah. Tentunya hal ini disampaikan oleh orang yang memiliki kompetensi di bidangnya seperti ustaz maupun ustazah.
Kemudian, tak ketinggalan mengenai konsep rahmatan lil alamin yang artinya manusia harus bisa menjadi rahmat atau memiliki cinta kasih bagi orang lain dan semesta alam.
Informasi lebih lanjut mengenai literasi digital dan info kegiatan dapat diakses melalui website literasidigital.id, atau event.literasidigital.id, atau akun Instagram @literasidigitalkominfo, Facebook Literasi Digital Kominfo dan YouTube Literasi Digital Kominfo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




