Jabra Indonesia Gandeng Komunitas Untuk Keberlanjutan Lingkungan

AKURAT.CO - Jabra Indonesia sebagai penyedia solusi audio dan video, telah mengumumkan inisiatif untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan komunitas.
Dalam upaya ini, Jabra mengajak pelanggan mereka untuk mendonasikan perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan. Donasi ini akan dikirimkan ke Jangjo, sebuah platform pengelolaan limbah yang kemudian akan membagikannya kepada komunitas lokal di Indonesia.
Inisiatif ini adalah bagian dari Jabra Sustainability Rhythm yang mencerminkan tekad perusahaan untuk memberikan dampak global yang positif. Berpegang pada The Jabra Promises, perusahaan berfokus pada penciptaan produk dengan jejak karbon rendah, berkelanjutan serta berpartisipasi dalam rantai pasokan yang bertanggung jawab.
"Jabra Sustainability Rhythm akan membantu perusahaan mendonasikan perangkat yang tidak digunakan namun masih berfungsi dengan baik sekaligus memperpanjang masa pakai produk, memberdayakan komunitas lokal di bidang pendidikan, kesehatan dan non-pemerintahan," ujar Margaret Ang selaku Managing Director Jabra ASEAN, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Selasa (3/10/2023).
Baca Juga: Tekan Emisi Karbon, Pertamina Investasi Kapal Lebih Ramah Lingkungan
Dari segi lingkungan, program ini membantu perusahaan mengurangi emisi karbon yang terkait dengan produksi dan pembuangan perangkat elektronik. Inisiatif ini mendorong penggunaan ulang dan pemulihan perangkat, mengurangi kebutuhan akan bahan baku baru dan konsumsi energi. Tujuannya sederhana; mendaur ulang, pemanfaatan kembali dan pemulihan.
"Kami melihat banyak perusahaan menjalani proses upgrade hardware secara rutin. Adalah hal yang menggembirakan melihat beberapa diantaranya memilih untuk mendonasikan hardware yang masih berguna untuk memberdayakan komunitas, dan meningkatkan dampak sosial mereka," ungkap Joe Hansen selaku CEO Jangjo.
Indonesia adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang meluncurkan program ini, pasar lain diharapkan akan mengikuti jejaknya. Jabra dengan bangga menciptakan produk ramah lingkungan yang menggunakan bahan berkelanjutan dan berusaha mengurangi dampak lingkungan selama pengiriman produk.
Program Jabra Sustainability Rhythm yang didasarkan pada prinsip-prinsip Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik, akan berlangsung dari 1 Oktober 2023 hingga 31 Maret 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK


