Tips Agar Terhindar dari Penipuan Belanja Online, Periksa Alamat Situsnya!

AKURAT.CO - Keberadaan internet saat ini menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan bagi setiap orang, karena telah membuka akses untuk memenuhi segala keinginan. Dengan internet, seseorang bisa memesan makanan yang diinginkan, memesan ojek hingga belanja online.
Belanja online merupakan suatu fenomena di mana konsumen dapat menjelajahi dan membeli segala produk hanya dengan bantuan platform elektronik. Layanan ini akan terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi yang kian pesat.
Ketika seseorang ingin berbelanja online, tentu ia membutuhkan internet untuk bisa mengakses sesuatu yang diinginkan. Meski begitu, internet juga memiliki tantangan besar yang harus dihadapi penggunanya. Salah satu masalah utama yang seringkali muncul adalah perihal keamanan.
Berikut ini adalah tips-tips agar terhindar dari penipuan saat berbelanja online:
1. Mengecek situs toko
Konsumen bisa mengecek situs toko apakah alamat di sisi kiri itu HTTP atau HTTPS. Apabila HTTPS berarti informasi apa pun yang ada di perangkat akan dienkripsi dan dilindungi dari penyadapan oleh pihak jahat.
Lalu periksa situs yang dituju, apakah nama perusahaan disertakan dalam URL atau tidak. Hal ini bertujuan untuk mengetahui bahwa toko tersebut benar-benar dioperasikan oleh perusahaan.
2. Memeriksa latar belakang toko
Setiap konsumen tentu saja tidak ingin membeli sesuatu dari situs web yang palsu. Oleh karena itu, hal yang bisa dilakukan adalah memeriksa latar belakangnya terlebih dahulu.
Latar belakang toko bisa dilihat melalui ulasan-ulasan dari pembeli yang telah menggunakannya, lalu lihat dengan teliti tanggapan mereka.
3. Memperhatikan penawaran yang tidak wajar
Toko online seringkali mempromosikan penawaran yang terlalu bagus dan memberikan diskon besar-besaran. Sebagai contoh, harga smartphone yang dijual sangat jauh berbeda dari yang tersedia dari toko resminya.
Lebih baik hindari itu karena tidak menutup kemungkinan penjual sedang memanfaatkan harga untuk menipu konsumen.
4. Memeriksa kontak toko
Setiap toko online pasti menyediakan rincian kontak seperti alamat email, alamat dan nomor telepon di situs mereka. Informasi ini merupakan data penting yang dapat digunakan untuk memastikan keaslian penjual.
5. Mengajukan keluhan
Apabila konsumen merasakan adanya penipuan saat berbelanja online, langkah yang dapat diambil adalah mengajukan keluhan pada pihak berwenang. Seperti melaporkan kepada lembaga yang berkompeten, polisi atau otoritas perdagangan, sehingga mampu membantu dalam penanganan kasus tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








