Geng Ransomware Blackcat Rebut Kembali Situs dari FBI, Ribuan Data AS Masih Terancam

AKURAT.CO - Geng ransomware ALPHV atau Blackcat kembali menggemparkan dunia maya dengan merampas kendali situsnya dan mengeluarkan ancaman baru.
Dikutip dari Theverge.com, Rabu (20/12/2023), FBI AS (Biro Investigasi Federal) dan Departemen Kehakiman AS (DOJ) bekerja sama untuk membantu lebih dari 500 korban ransomware dengan menciptakan alat dekripsi.
Meski demikian, ALPHV/Blackcat mengklaim telah mendapatkan kembali kendali atas situsnya, menyisakan lebih dari 3.000 korban data terenkripsi.
Bleeping Computer melaporkan bahwa FBI hanya memiliki kunci dekripsi untuk sekitar 400 perusahaan, meninggalkan sejumlah besar korban yang data mereka masih terancam.
Geng tersebut juga mengumumkan bahwa mereka tidak akan membatasi afiliasi mereka dalam menargetkan infrastruktur penting, termasuk rumah sakit dan pembangkit listrik tenaga nuklir.
Menurut DOJ, ALPHV atau Blackcat telah menjadi varian ransomware-as-a-service kedua paling produktif di dunia selama 18 bulan terakhir, menghasilkan ratusan juta dolar tebusan dari korban global.
Geng ini memiliki model di mana mereka menciptakan ransomware, sementara afiliasinya menemukan target dan melancarkan serangan dengan keuntungan dibagi bersama.
Pada akhir musim panas, ALPHV/Blackcat mengklaim tanggung jawab atas penutupan beberapa kasino dan hotel MGM Resorts di Las Vegas, Nevada, menciptakan gelombang kekhawatiran atas serangannya yang semakin luas dan berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







