Kenali Pentingnya Empati dalam Komunikasi di Media Sosial

AKURAT.CO - Dalam rangka kampanye Indonesia Makin Cakap Digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo RI) menyelenggarakan webinar Makin Cakap Digital 2024 untuk segmen komunitas di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dengan tema “Etika Bebas Berpendapat di Dunia Digital” pada Rabu (13/3/2024).
Ketua RTIK Jatim, Novianto Puji Raharjo mengatakan, berkomunikasi di media sosial butuh kesadaran akan dampak kata-kata dan sikap empati serta saling menghormati untuk menjaga kesopanan.
“Rasa empati akan membantu setiap individu memahami perspektif dan perasaan orang lain ketika berkomunikasi online,” kata Novianto saat menjadi pembicara webinar Makin Cakap Digital 2024 untuk segmen komunitas di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (13/3/2024).
Menghormati pendapat dan perasaan orang lain menjadi dasar komunikasi bertanggung jawab di media digital. Sebaliknya, ketidakberadaban dalam komunikasi online dapat menyebabkan polarisasi, kebencian, dan konflik.
Sekretaris Presidium dan Project Officer Program Cek Fakta Mafindo, Lukman Hakim menambahkan, setiap individu bebas berpendapat di dunia nyata maupun maya.
Namun, kebebasan ini tetap memiliki batas dan harus dalam koridor hukum. Kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab dapat menghindarkan perpecahan di masyarakat.
"Kebebasan di dunia digital menjadi hak individu, tapi tetap harus mengacu pada etika berinternet. Etika digital adalah pedoman menggunakan sebuah platform secara sadar dan bertanggung jawab, berintegritas, dan menjunjung nilai-nilai kebajikan antarinsan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








