Cara Mengaktifkan Fitur Pencarian Riwayat Bertenaga AI di Google Chrome

AKURAT.CO Google Chrome kini menghadirkan fitur pencarian riwayat bertenaga AI yang memudahkan pengguna dalam menelusuri kembali situs yang pernah dikunjungi.
Fitur ini dapat membuat pengguna menggunakan bahasa sehari-hari untuk mencari riwayat penjelajahan, tanpa perlu mengetahui kata kunci atau URL yang tepat.
Contoh pencarian dengan fitur ini adalah pertanyaan seperti:
- "Di mana toko es krim yang saya lihat minggu lalu?"
- "Sepatu berjalan yang nyaman"
- "Resep pasta vegetarian"
Fitur ini akan menyimpan URL, judul halaman dan konten situs yang Anda kunjungi secara lokal di perangkat. Namun, perlu diingat, pencarian hanya berlaku untuk riwayat penjelajahan setelah fitur ini diaktifkan dan tidak untuk riwayat sebelumnya.
Untuk menggunakan fitur ini, Anda dapat mengetik @history di bilah alamat atau membuka menu riwayat melalui chrome://history. Anda juga akan menemukan filter pencarian baru berdasarkan waktu, seperti kemarin, 7 hari terakhir dan 30 hari terakhir.
Dikutip dari 9to5google.com, Rabu (18/9/2024), dalam hal privasi, Google mengingatkan bahwa pencarian Anda, konten halaman dan hasil pencarian yang relevan dapat dikirim ke Google untuk ditinjau dan dikembangkan lebih lanjut.
Untuk mengaktifkan fitur ini, buka Pengaturan Chrome > AI Eksperimental > Pencarian Riwayat, Didukung oleh AI. Fitur ini bisa dinonaktifkan kapan saja dan saat ini hanya tersedia di AS dengan pengaturan bahasa Inggris di Chrome.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







