Qualcomm Konfirmasi Kerentanan Keamanan pada Perangkat Android

AKURAT.CO Qualcomm mengumumkan minggu ini bahwa peretas telah mengeksploitasi sebuah kerentanan zero-day yang tidak terdeteksi oleh pembuatnya. Kerentanan ini terdapat pada puluhan chipset yang digunakan dalam jutaan ponsel pintar Android di seluruh dunia.
Perusahaan yang berbasis di San Diego ini juga menginformasikan bahwa mereka telah mengirimkan tambalan ke produsen perangkat (OEM) bulan lalu, dan menyebut serangan ini sebagai eksploitasi terbatas dan ditargetkan.
Kerentanan ini mempengaruhi 64 chip yang diproduksi oleh Qualcomm, termasuk Snapdragon 8 Gen 1 SoC yang digunakan dalam ponsel flagship seperti Samsung Galaxy S22 Ultra, OnePlus 10 Pro dan Xiaomi 12.
Baca Juga: Cara Mengakses WhatsApp Web di HP Android dan iPhone
Selain itu, modem Snapdragon dan modul FastConnect, yang berfungsi untuk konektivitas Bluetooth dan Wi-Fi, juga terpengaruh.
Dikutip dari Gsmarena.com, Senin (14/10/2024), seorang juru bicara Qualcomm menyatakan bahwa meskipun tambalan telah disediakan, distribusi kepada pengguna tergantung pada produsen ponsel.
Lab Keamanan Amnesty International mengonfirmasi bahwa penilaian dari Kelompok Analisis Ancaman Google menyatakan bahwa masalah ini cukup serius.
Juru bicara Amnesty menambahkan bahwa penelitian menyeluruh mengenai siapa yang bertanggung jawab dan siapa yang mungkin telah mengeksploitasi kerentanan ini akan segera dirilis.
Investigasi dari organisasi seperti Google dan Amnesty menunjukkan bahwa serangan ini mungkin telah menargetkan individu tertentu, bukan hanya kelompok besar pengguna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








