X Kenalkan Label Akun Parodi untuk Cegah Peniruan Identitas dan Tingkatkan Transparansi

AKURAT.CO Platform X, sebelumnya dikenal sebagai Twitter, meluncurkan label khusus untuk akun parodi atau satir guna mencegah peniruan identitas dan meningkatkan transparansi.
Fitur ini diumumkan pada Jumat (10/1/2025), dengan tujuan membantu pengguna membedakan akun asli dari akun parodi. Hal ini juga selaras dengan kebijakan X tentang keaslian dan transparansi konten.
Label 'Akun Parodi' akan muncul di halaman profil pengguna dan di setiap unggahan, memberikan tanda jelas bahwa akun tersebut tidak berafiliasi dengan entitas asli.
Tim keamanan X menjelaskan bahwa fitur ini dirancang agar pengguna tidak tertipu oleh akun yang memparodikan individu, kelompok, atau organisasi.
"Kami merancang label ini untuk meningkatkan transparansi dan untuk memastikan bahwa pengguna tidak tertipu dengan berpikir bahwa akun tersebut adalah milik entitas yang diparodikan," tulis akun @Safety milik X, dikutip Minggu (12/1/2025).
Menurut kebijakan Parodi, Komentar dan Penggemar (PCF), akun parodi diperbolehkan untuk menyampaikan humor dan informasi, asalkan tidak meniru identitas pihak lain dengan tujuan menipu.
Saat ini, pengguna dapat secara mandiri mengaktifkan label ini melalui menu Pengaturan dan Privasi > Akun Anda > Informasi Akun dan memilih opsi 'Parodi, komentar dan akun penggemar'.
Namun, label ini belum menjadi kewajiban. Langkah ini sejalan dengan pandangan Elon Musk, pemilik platform, yang sejak 2022 menegaskan pentingnya kejelasan identitas akun parodi.
Musk menyebutkan bahwa akun parodi harus mencantumkan kata 'parodi' dalam nama atau bio mereka.
Jika ditemukan akun yang melanggar kebijakan keaslian, pengguna dapat melaporkannya melalui aplikasi X atau Pusat Bantuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







