Bitcoin Diprediksi Tembus Rp4 Miliar pada 2026, Ini 3 Indikatornya

AKURAT.CO Pergerakan harga Bitcoin dalam beberapa minggu ini mengalami fluktuasi yang cukup tinggi. Setelah Bitcoin mencetak rekor baru pada 25 Mei 2025 lalu, perlahan Bitcoin sempat turun hingga mencapai US$108.000.
Kemudian dalam pekan ini, Bitcoin kembali menggeliat hampir mencapai rekor terbaru. Hal ini tentunya membuat investor dan trader harus mempertimbangkan banyak hal sebelum melakukan trading futures crypto.
Seorang analis yang dikenal karena akurasi prediksinya mengenai Bitcoin baru-baru ini menyampaikan bahwa cryptocurrency memiliki potensi untuk mencapai nilai yang sangat tinggi pada tahun 2026.
Namun bagi seorang trader tetap harus melakukan analisa fundamental dan teknisi secara mandiri sebelum membeli Bitcoin futures. Hal ini dilakukan tentunya untuk menghindari kemungkinan kehilangan yang besar.
Dilansir dari Pintu, dalam prediksi terdapat tiga indikator teknis. Analis yang dikenal dengan nama Cheds ini telah memberikan pandangannya kepada 49.700 pengikutnya.
Ia menyatakan bahwa Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal kekuatan pada grafik mingguan.
Cheds meramalkan bahwa Bitcoin memiliki peluang yang baik untuk mencapai $250.000 (sekitar Rp4,1 miliar) pada pertengahan tahun 2026.
Indikator Bullish Pertama: Pola Cup-and-Handle
Dalam sesi analisis terbarunya, Cheds menggarisbawahi bahwa terdapat pola cup-and-handle pada grafik mingguan Bitcoin.
Ini adalah formasi yang mengindikasikan kelanjutan tren bullish yang menunjukkan bahwa aset ini siap untuk meningkat lebih jauh setelah fase konsolidasi.
Formasi ini menunjukkan kekuatan pasar dan memberikan validasi bahwa tren bullish yang ada memiliki pondasi yang kuat. Hal ini memberi tambahan keyakinan bahwa harga Bitcoin (BTC) akan terus melanjutkan kenaikan.
Indikator Bullish Kedua: Konsolidasi yang Kuat
Cheds juga menggarisbawahi periode konsolidasi yang telah dilewati Bitcoin antara $16.000 dan $70.000 sebagai sinyal positif kedua.
Durasi yang panjang dalam rentang harga ini menunjukkan bahwa Bitcoin telah membangun dasar yang kuat untuk mendukung gelombang kenaikan.
Kedalaman dan kestabilan dari konsolidasi ini dianggap cukup mampu mendukung lonjakan harga yang bisa mencapai lebih dari $200.000 di tahun 2026.
Indikator Bullish Ketiga: Proyeksi Harga Berdasarkan Analisis Teknikal
Dalam analisis teknikal yang mendalam, Cheds meramalkan bahwa Bitcoin memiliki peluang yang baik untuk mencapai sekitar $250.000 pada pertengahan tahun 2026.
Meskipun target ini terlihat cukup ambisius, ia menegaskan bahwa estimasi tersebut masih tergolong konservatif jika dibandingkan dengan beberapa proyeksi lainnya yang jauh lebih tinggi.
Ramalan ini berada pada dasar dari pola cup-and-handle serta periode konsolidasi yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






