NASA dan Google Uji Asisten Medis AI untuk Misi ke Bulan dan Mars

AKURAT.CO NASA bekerja sama dengan Google untuk menguji asisten medis berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi astronot di luar angkasa. Teknologi ini dikembangkan karena komunikasi dengan Bumi kerap tertunda sehingga konsultasi medis langsung tidak memungkinkan.
Dalam program Artemis, NASA bertekad mengirim manusia kembali ke bulan dan menjelajah Mars. Untuk mendukung misi itu, dikembangkan Crew Medical Officer Digital Assistant (CMO-DA) sebagai sistem pendukung keputusan medis.
Asisten digital ini membuat kru dapat mendiagnosis dan menangani masalah kesehatan tanpa bergantung pada dokter di Bumi. Teknologi ini penting karena jeda komunikasi dapat memengaruhi penanganan medis.
Google menyebut sistem AI ini dilatih dengan literatur penerbangan luar angkasa serta didukung pemrosesan bahasa alami dan machine learning. Teknologi tersebut membuat AI dapat menganalisis kesehatan kru dan memberi rekomendasi secara real-time.
Hasil awal menunjukkan AI mampu memberikan diagnosis yang cukup akurat berdasarkan gejala yang dilaporkan astronot. NASA dan Google kini melibatkan dokter untuk menguji serta menyempurnakan model agar lebih andal digunakan di masa depan.
Misi luar angkasa, khususnya ke Mars, menghadapi tantangan komunikasi yang bisa tertunda hingga 45 menit untuk satu kali perjalanan sinyal. Kondisi ini membuat konsultasi medis secara langsung hampir mustahil dilakukan, sebagaimana dikutip dari Space, Senin (18/8/2025).
Dengan adanya asisten AI di dalam pesawat, astronot tetap bisa mendapatkan bantuan medis meski jauh dari Bumi. Teknologi ini dapat menjembatani kesenjangan kritis dalam penanganan kesehatan di luar angkasa
Menariknya, teknologi serupa juga bisa diterapkan di Bumi, khususnya di wilayah terpencil atau ekstrem. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan akses medis bagi masyarakat yang sulit menjangkau tenaga kesehatan profesional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






