CEO Nvidia: Cina Berpotensi Ungguli AS dalam Persaingan AI

AKURAT.CO CEO Nvidia, Jensen Huang, menilai Cina berpeluang melampaui Amerika Serikat dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI). Ia menyebut Barat justru memperlambat kemajuannya sendiri karena munculnya sikap pesimistis serta regulasi yang semakin ketat.
Saat menghadiri KTT Future of AI, Huang menyoroti biaya energi di Cina yang lebih rendah dan hambatan regulasi yang lebih sedikit. Menurutnya, kondisi itu memberi keuntungan besar bagi perusahaan teknologi di negara tersebut.
"Cina akan memenangkan perlombaan AI," ujar Huang, dikutip dari Financial Times, Jumat (14/11/2025).
Huang juga mengkritik aturan baru terkait AI yang bermunculan di berbagai negara bagian Amerika Serikat dan berpotensi memperberat inovasi. Sebaliknya, ia menilai subsidi energi di Cina membuat biaya penggunaan chip AI lokal menjadi lebih murah.
Melalui unggahan di X, Huang menambahkan bahwa Cina hanya "sepersekian detik" tertinggal dari AS dalam kemampuan AI. Ia menegaskan bahwa Amerika harus fokus mempercepat inovasi dan memperluas basis pengembang untuk tetap memimpin.
Komentar tersebut muncul setelah Presiden Donald Trump kembali menegaskan larangan penjualan chip AI tercanggih Nvidia ke Cina. Ia menilai pembatasan ini penting untuk menjaga keunggulan teknologi Amerika.
Dalam wawancara dengan CBS 60 Minutes, Trump menegaskan bahwa chip paling mutakhir hanya boleh digunakan oleh pelanggan di AS. Ia menyebut seri Blackwell sebagai teknologi yang harus tetap dikuasai Amerika.
Di tengah meningkatnya tensi geopolitik tersebut, Nvidia justru mencetak pencapaian bersejarah. Perusahaan itu pekan lalu menjadi yang pertama di dunia yang mencapai valuasi pasar $5 triliun (sekitar Rp83 kuadriliun).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






