AS Larang Impor Model Baru Drone Asing, DJI dan Autel Terdampak

AKURAT.CO Amerika Serikat memperketat pengawasan teknologi dengan membatasi masuknya drone buatan asing. Komisi Komunikasi Federal (FCC) menyatakan seluruh model baru drone asing dinilai berisiko bagi keamanan nasional.
Kebijakan ini memasukkan DJI dan Autel asal China ke dalam 'Daftar Tercakup' FCC. Dampaknya, kedua perusahaan dan produsen asing lain tidak bisa memperoleh izin menjual model drone baru maupun komponen penting di AS.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut perintah Kongres pada Desember 2024. Pemerintah AS menilai pembatasan ini perlu untuk mengurangi potensi ancaman keamanan dari teknologi drone asing.
Meski demikian, aturan baru ini tidak berlaku surut. Drone yang telah disetujui sebelumnya dan sudah dibeli konsumen tetap boleh digunakan secara legal.
DJI menyatakan kekecewaan atas keputusan FCC dan menilai proses penetapan kurang transparan. Perusahaan itu sebelumnya memperingatkan bahwa masuknya ke Daftar Tercakup akan menghambat peluncuran produk baru di pasar AS.
"Sementara DJI tidak dipilih, tidak ada informasi yang dirilis mengenai informasi apa yang digunakan oleh Cabang Eksekutif dalam mencapai penentuannya," kata perusahaan, dikutip dari Reuters, Jumat (26/12/2025).
Pemerintah China mengecam kebijakan AS dan menyebutnya diskriminatif. Beijing juga menegaskan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan perusahaan nasionalnya.
AS beralasan pembatasan drone asing penting untuk mencegah risiko pengawasan ilegal dan kebocoran data. Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan mendorong pengembangan industri drone buatan Amerika Serikat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








