Pekerjaan Lama Menghilang, Profesi Digital Baru Justru Bermunculan

AKURAT.CO Perubahan teknologi digital kerap dipersepsikan sebagai ancaman bagi dunia kerja. Otomatisasi, kecerdasan buatan, dan sistem berbasis algoritma disebut-sebut menghilangkan banyak pekerjaan manusia.
Namun di balik fenomena tersebut, muncul dinamika lain yang tak kalah penting: lahirnya profesi-profesi baru yang sebelumnya tidak pernah ada.
Laporan Future of Jobs dari World Economic Forum menunjukkan bahwa meski jutaan pekerjaan berpotensi tergantikan oleh mesin, jumlah pekerjaan baru yang tercipta justru lebih besar.
Profesi seperti analis data, spesialis AI, kreator konten digital, hingga pakar keamanan siber mengalami peningkatan permintaan secara signifikan.
Salah satu faktor utama perubahan ini adalah pergeseran kebutuhan industri. Perusahaan tidak lagi hanya mencari tenaga kerja operasional, tetapi individu yang mampu berpikir analitis, kreatif, dan adaptif terhadap teknologi.
Keterampilan digital menjadi nilai tambah yang semakin krusial, bahkan di sektor non-teknologi. Namun transisi ini tidak selalu berjalan mulus.
Tantangan terbesar terletak pada kesenjangan keterampilan (skills gap). Banyak pekerja kehilangan pekerjaan bukan karena usia atau kinerja, melainkan karena keterampilan mereka tidak lagi relevan dengan kebutuhan zaman.
Para peneliti menekankan pentingnya reskilling dan upskilling sebagai strategi bertahan. Pendidikan tidak lagi berhenti di bangku sekolah, tetapi menjadi proses seumur hidup yang mengikuti perkembangan teknologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







