Nvidia dan Meta Tambah Jutaan GPU AI, Sinyal Kuat Akselerasi Industri Kecerdasan Buatan

AKURAT.CO Nvidia dan Meta memperluas kapasitas infrastrukturnya dengan menambah jutaan chip kecerdasan buatan (AI) baru. Upaya ini menegaskan bahwa investasi di sektor AI masih berada dalam fase ekspansi agresif.
Selama beberapa tahun terakhir, Nvidia menjadi pusat perhatian investor teknologi global. Perusahaan ini dianggap sebagai tulang punggung utama dalam ekosistem komputasi AI modern.
Nvidia merancang GPU berperforma tinggi yang digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI skala besar. Chip tersebut menjadi komponen penting di data center perusahaan teknologi, startup AI, hingga layanan cloud.
Kinerja finansial Nvidia mencerminkan tingginya permintaan tersebut. Pendapatannya melonjak tajam secara tahunan dan harga sahamnya meroket dalam lima tahun terakhir.
Meski begitu, pasar tetap memantau potensi perlambatan pertumbuhan. Ketergantungan industri terhadap satu pemasok chip juga menjadi perhatian tersendiri.
Di sisi lain, Meta semakin agresif memperkuat infrastruktur AI internalnya. Perusahaan induk Facebook dan Instagram ini melihat AI sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang.
Pendapatan Meta pada kuartal terakhir tumbuh 24 persen menjadi sekitar US$59 miliar atau sekitar Rp998 triliun. Sebagian besar masih ditopang bisnis iklan digital di berbagai platformnya.
Meta memanfaatkan AI untuk meningkatkan rekomendasi konten dan efektivitas iklan. Strategi ini diharapkan mendorong durasi penggunaan aplikasi sekaligus meningkatkan belanja pengiklan.
"Saya berharap 2026 menjadi tahun di mana gelombang ini semakin meningkat di beberapa bidang," ujar Mark Zuckerberg selaku CEO Meta, dikutip dari Bloomberg, Kamis (19/2/2026).
Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi Nvidia sebagai pemasok utama GPU AI. Selama perusahaan teknologi terus memperbesar investasi AI, permintaan chip berperforma tinggi diperkirakan tetap kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








