ZTE dan XLSMART Rampungkan 20 Ribu Site MOCN dalam 8 Bulan, Apa Dampaknya bagi Jaringan Seluler?

AKURAT.CO Implementasi lebih dari 20 ribu site Multi-Operator Core Network (MOCN) oleh ZTE Corporation bersama XLSMART rampung dalam delapan bulan. Proyek ini menjadi salah satu modernisasi jaringan terbesar di Indonesia.
Skala dan kecepatannya menunjukkan upaya operator mengejar lonjakan kebutuhan konektivitas. Pendekatan ini juga membantu menekan biaya dan waktu pembangunan infrastruktur.
MOCN adalah skema berbagi jaringan inti antar operator untuk efisiensi spektrum dan infrastruktur. Model ini mempercepat perluasan layanan, terutama di wilayah terbatas.
Di tengah lonjakan trafik dari e-commerce, pembayaran digital, cloud, hingga streaming video, pendekatan ini dinilai relevan. Kapasitas jaringan bisa meningkat tanpa perlu ekspansi fisik berlebihan.
Dampak ke Kualitas Jaringan
Kolaborasi ini tidak hanya soal jumlah site, tetapi juga peningkatan performa jaringan. Optimalisasi yang dilakukan mencakup integrasi dan penyesuaian berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan.
"Dengan menggabungkan kemampuan operasional XLSMART dan solusi jaringan end-to-end dari ZTE, kami mampu mempercepat implementasi dengan tetap menjaga standar tertinggi," ujar Shurish Subbramaniam selaku Chief Technology Officer XLSMART, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (10/4/2026).
Salah satu indikator peningkatan terlihat pada layanan seperti Facebook yang mencatat kenaikan throughput. Ini menunjukkan efisiensi dari integrasi jaringan yang dilakukan.
Tantangan di Balik Implementasi Cepat
Proyek dengan cakupan nasional dalam waktu singkat bukan tanpa tantangan. Implementasi membutuhkan koordinasi lintas wilayah, kesiapan tim lokal, serta proses optimasi yang berjalan paralel dengan pembangunan.
Sebagai mitra teknologi, ZTE menangani proses end-to-end, mulai dari penggelaran hingga optimasi jaringan. Pendekatan ini menekankan pentingnya orkestrasi proyek skala besar agar kecepatan tidak mengorbankan kualitas layanan.
"Ke depan, kami akan terus berkolaborasi untuk membangun jaringan berperforma tinggi dan siap menjawab kebutuhan digital Indonesia di masa depan," kata Sun Fangping selaku SVP & President of Global Service, ZTE Corporation.
Efisiensi Jadi Kunci
Keberhasilan proyek ini menunjukkan arah baru industri telekomunikasi. Kolaborasi dan berbagi infrastruktur kini menjadi strategi utama untuk menjaga efisiensi di tengah kebutuhan data yang terus meningkat.
Alih-alih ekspansi konvensional yang mahal, operator mulai mengandalkan model seperti MOCN untuk mempercepat rollout sekaligus menjaga kualitas layanan. Ini juga membuka peluang percepatan adopsi teknologi berikutnya, termasuk 5G.
Ke depan, ZTE Corporation dan XLSMART berencana melanjutkan kerja sama. Fokusnya pada pengembangan 5G, manajemen jaringan cerdas dan otomatisasi operasional.
Jika dieksekusi konsisten, hal ini berpotensi mempercepat kesiapan infrastruktur digital Indonesia. Dampaknya tidak hanya pada cakupan, tetapi juga kualitas dan efisiensi jaringan di era layanan berbasis data tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




