Dua Ponsel Meledak di KRL, Apa Saja yang Bisa Memicu Smartphone Meledak?

AKURAT.CO Penumpang KRL dibuat panik setelah dua ponsel meledak dan mengeluarkan asap saat kereta hendak berangkat dari Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, pada Kamis, (17/9/2026).
Setelah penumpang menyelamatkan diri, diketahui dua ponsel tersebut milik salah satu penumpang. Salah satunya sedang digunakan untuk tethering ke ponsel lainnya.
Baca Juga: HMD 105 4G School Edition Meluncur, Ponsel Anak Tanpa Browser dan Game
Kejadian ini membuat keamanan baterai smartphone kembali menjadi perhatian.
Lantas, apa saja yang bisa memicu ponsel mengalami panas berlebih hingga berisiko terbakar?
1. Baterai Rusak
Kerusakan pada baterai lithium-ion dapat meningkatkan risiko panas berlebih. Kondisi ini bisa terjadi akibat usia baterai, benturan, atau kerusakan pada sel baterai.
2. Suhu Terlalu Panas
Penggunaan smartphone secara intensif dalam kondisi panas dapat meningkatkan temperatur perangkat. Paparan sinar matahari langsung juga bisa membuat suhu ponsel semakin tinggi.
3. Charger atau Kabel Bermasalah
Kabel maupun adaptor yang rusak dapat menimbulkan masalah saat pengisian daya. Sebaiknya gunakan aksesori yang sesuai dan pastikan kondisinya masih baik.
4. Ponsel Mengalami Benturan
Benturan keras dapat merusak komponen internal, termasuk baterai. Kerusakan tersebut terkadang tidak langsung terlihat dari bagian luar perangkat.
5. Pengisian Daya Saat Ponsel Panas
Mengisi daya ketika smartphone sudah terlalu panas dapat membuat temperatur perangkat semakin meningkat. Sebaiknya letakkan ponsel di tempat dengan sirkulasi udara yang baik.
Bagaimana dengan Tethering?
Tethering membuat smartphone bekerja lebih aktif dan dapat meningkatkan penggunaan daya serta suhu perangkat.
Namun, tethering tidak bisa langsung disebut sebagai penyebab ponsel meledak.
Dalam kasus dua ponsel di KRL, penyebab pastinya perlu diketahui melalui pemeriksaan perangkat.
Pengguna sebaiknya waspada jika ponsel terasa sangat panas, baterai berubah bentuk, atau muncul kondisi tidak normal lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





