Waspada Penipuan, Menteri Nusron Beberkan 3 Tips Aman Soal Pertanahan
Demi Ermansyah | 31 Desember 2024, 22:29 WIB

AKURAT.CO Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid punya pesan penting buat masyarakat yang mau ngurus urusan tanah di 2025. Belajar dari banyaknya kasus sengketa sepanjang 2024, ia memberikan empat tips simpel agar terhindar dari masalah pertanahan.
Pertama, jangan pernah pakai jasa calo buat urusan tanah. Dirinya menyampaikan bahwasanya banyak kasus sengketa muncul karena masyarakat menyerahkan pengurusan tanah ke pihak ketiga yang akhirnya malah bikin masalah.
"Kadang, mereka nggak bertanggung jawab. Ada yang sampai jual tanah seenaknya atau kabur bawa surat kuasa," ujar Nusron dalam acara Catatan Akhir Tahun Kementerian ATR/BPN di Jakarta, Selasa (31/12/2024).
Baca Juga: Menteri Nusron Sebut Ada 8 Juta Layanan Sertifikat Elektronik Sepanjang 2024
Kedua, pasang patok di tanah. Sebab menurut Nusron hal ini sebagai langkah agar batas wilayah jelas dan nggak gampang diklaim orang lain. "Walaupun tanah sudah bersertifikat, tetap aja rawan diambil alih kalau nggak ada patok yang jelas," tegas Nusron.
Kedua, pasang patok di tanah. Sebab menurut Nusron hal ini sebagai langkah agar batas wilayah jelas dan nggak gampang diklaim orang lain. "Walaupun tanah sudah bersertifikat, tetap aja rawan diambil alih kalau nggak ada patok yang jelas," tegas Nusron.
Ketiga, lanjutnya, segera daftarkan tanah yang belum bersertifikat. Buat yang sudah punya sertifikat analog, sekarang waktunya untuk upgrade ke digital. "Tahun ini, baru 20 persen sertifikat yang sudah digital. Jangan ketinggalan, karena ke depan semuanya akan berbasis digital," tambahnya.
Sebelumnya Nusron memaparkan sepanjang 2024 Kementerian ATR/BPN menerima 5.973 kasus yang terdiri dari 1.664 sengketa, 60 konflik, dan 4.249 perkara. Dari 5.973 kasus tersebut, terdapat total 2.161 kasus baik sengketa, konflik, maupun perkara yang berhasil dibereskan Kementerian ATR/BPB.
"Kalau kita mengacu pada tahun 2024 ini rekapitulasinya tahun 2024 afa 5.973 kasus yang masuk. Terdiri dari sengketa 1.664, konflik 60, penanganan perkara 4.249," ucap Nusron.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







