Ekspansif, Centratama Punya Infrastruktur Telekomunikasi di 11.000 Lokasi dan Jaringan Serat Optik 5.000 Km

AKURAT.CO PT. Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Centratama), anak perusahaan EdgePoint Infrastructure (EdgePoint), baru saja mencatatkan pencapaian baru di Indonesia.
Perusahaan kini memiliki infrastruktur telekomunikasi dengan 11.000 lokasi dan jaringan serat optik hingga 5.000 km yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dalam kurun waktu empat tahun, portofolio infrastruktur Centratama telah berkembang hampir tiga kali lipat dan kini mencapai 11.000 lokasi di berbagai wilayah, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru dan sejumlah daerah terpencil seperti Sulawesi.
Selain itu, jaringan serat optik perusahaan berhasil bertambah dua kali lipat dalam enam bulan terakhir, dari 2.500 km menjadi 5.000 km. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan akses internet cepat dan terjangkau di seluruh Indonesia.
Menurut Chief Executive Officer Centratama Group, Raymond Yan, pihaknya berkomitmen untuk memajukan infrastruktur digital Indonesia dengan menyediakan layanan telekomunikasi yang andal dan berkualitas tinggi.
Baca Juga: Centratama Group Rampungkan 2.500 Kilometer Lebih Jalur Kabel Serat Optik di 13 Kota
Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesenjangan digital dan memberdayakan masyarakat yang berada di seluruh pelosok negeri. Selain terus memperkuat infrastruktur 4G, perusahaan juga mempersiapkan transisi menuju 5G.
"Fokus kami adalah memastikan Indonesia tidak hanya siap menghadapi era 5G, tetapi juga mampu memanfaatkan potensinya secara maksimal untuk menciptakan masa depan yang lebih terkoneksi dan inovatif," ujar Raymond dalam keterangannya, Senin (24/3/2025).
Ia menambahkan, konsolidasi terbaru dalam sektor telekomunikasi Indonesia akan menjadi pendorong besar bagi pertumbuhan industri. Sebagai perusahaan menara independen, perusahaan telah dan akan terus berperan penting dalam mendukung penggabungan ini dengan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi dan perluasan jangkauan jaringan.
"Kehadiran pemain yang lebih kuat akan memperkuat ekosistem telekomunikasi, menciptakan lingkungan yang lebih kompetitif, dan memastikan Indonesia tetap unggul dalam menyediakan konektivitas serta layanan yang andal bagi masyarakat. Kami hadir sebagai mitra utama dalam mewujudkan ambisi digital ini," imbuhnya.
Seiring dengan langkah operator jaringan seluler, perusahan-perusahaan, dan berbagai insiatif digital yang meningkatkan layanan mereka, jaringan telekomunikasi dan serat optik yang dimiliki Centratama yang terus berkembang akan menjadi peran penting dalam memperbaiki ketersediaan layanan dan menciptakan konektivitas berkecepatan tinggi dan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Baru-baru ini, Centratama menyelesaikan pembangunan lokasi baru atau build-to-suit di lokasi ke-2000 EdgePoint di Pulau Jawa, dengan pipeline lainnya untuk memperluas layanan telekomunikasi di wilayah ini.
Secara keseluruhan, EdgePoint Infrastructure, yang merupakan perusahaan induk Centratama, kini memiliki infrastruktur telekomunikasi di 15.800 lokasi, dari portofolionya di negara Malaysia, Indonesia, dan Filipina. Dari jumlah tersebut, 11.000 lokasi dimiliki oleh Centratama.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai PT Centratama Telekomunikasi Indonesia, Tbk, kunjungi: www.centratamagroup.com.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







