Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, HK Lanjutkan Proyek Ketahanan Pangan dan Jaringan Jalan
Camelia Rosa | 14 Januari 2025, 22:44 WIB

AKURAT.CO PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkomitmen melanjutkan sejumlah proyek infrastruktur penting yang sejalan dengan visi Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hutama Karya memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang digarap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sesuai dengan perannya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan bahwa selain penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), saat ini perseroan juga sedang menggarap sejumlah proyek yang berorientasi pada keberlanjutan.
"Untuk mendukung ketahanan pangan terdapat sejumlah pembangunan Bendungan dan Jaringan Irigasi yang digarap Hutama Karya saat ini yakni Bendungan Way Apu Paket 2 di Maluku dengan target selesai kuartal III-2025, Bendungan Bulango Ulu Paket 1 di Gorontalo dan Bendungan Tiga Dihaji Paket 1 di Sumatera Selatan dengan target rampung akhir 2025," jelas Adjib dalam keterangan rsminya, Selasa (14/1/2025).
Sementara untuk Irigasi, Hutama Karya sedang menargetkan penyelesaian Proyek Rehabilitasi Saluran Irigasi D.I Rentang / Rentang Irrigation Modernization Project (RIMP) Paket Loan Main System (LMS) 02 dan Loan Secondary System (LSS) 01.
Lingkup pekerjaan utama paket LMS 02 meliputi rehabilitasi saluran primer sepanjang 30,2 km dengan progress 98%, sedangkan untuk paket LSS 01 dengan lingkup pekerjaan utama modernisai saluran sekunder sepanjang 14,4 km telah mencapai progress 58%.
Dijelaskan Adib, untuk mendukung ketahanan pangan, sebelumnya Hutama Karya juga terlibat dalam proyek pengembangan kawasan lumbung pangan baru di Kabupaten Kapuas, Kalimantan tengah dengan menggarap bagian Jaringan Irigasi Rawa senilai 738 Miliar yang telah rampung pada awal Januari 2023 lalu.
"Jika rampung, sejumlah proyek ketahanan pangan yang dibangun Hutama Karya tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat mulai dari mengairi lebih dari 41 ribu hektar daerah irigasi bagi lahan pertanian wilayah timur dan barat Indonesia; mereduksi banjir, serta berpotensi sebagai penyedia energi terbarukan yang dapat menerangi hingga lebih dari 55.000 rumah di wilayah Maluku, Gorontalo, hingga Sumsel," terang Adjib.
Adjib menambahkan, kedua paket Irigasi Rentang yang berada di Kabupaten Indramayu tersebut nantinya bertujuan untuk mendukung peningkatan indeks penanaman padi, yang semula dua kali masa tanam dalam 1 tahun menjadi tiga kali dalam 1 tahun.
Lebih lanjut Adjib menuturkan bahwa selain ketahanan pangan, untuk mendukung wajib belajar 13 tahun melalui pembangunan dan renovasi sekolah/madrasah, Hutama Karya juga sedang mempercepat penyelesaian Rehabilitasi 6 Sekolah di Jakarta Pusat.
Yakni, SDN Kampung Bali 01; SDN Pasar Baru 01,03,05 dan TK Negeri Sawah Besar 01; SDN Duri Pulo 01,02,03,04,05,10; SDN Karang Anyar 01,02,05,06,08; SDN Cikini 01,02 dan USB SMA; serta KBN Cempaka Baru dan PKBM 29 Cempaka Baru yang dimulai sejak Juli 2024 lalu dengan progress 52,11 persen.
Adapun untuk Quick Wins pembangunan infrastruktur lainnya, Hutama Karya juga berperan aktif dalam membangun dan memperbaiki jalan daerah melalui Proyek Underpass Joglo di Solo yang telah rampung 100% dan segera dapat dilalui, Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura - Wamena Segmen Mamberamo - Elelim di Papua Pegunungan dengan target rampung Desember 2026, serta Jalan Tol Semarang - Demak Paket 1A di Jawa Tengah dengan progress 57%.
Tak hanya itu, Hutama Karya juga ikut mengembangankan infrastruktur dan jaringan jalan pada koridor utama dan koridor penghubung serta mendukung akses ke kawasan ekonomi dan simpul transportasi melalui pembangunan jalan tol menuju Pelabuhan Patimban di Subang dengan target rampung kuartal IV-2025.
Adjib bilang, untuk mengembangkan pelabuhan transhipment sebagai infrastruktur terhubung dengan simpul logistik di Kawasan Timur Indonesia dan memperkuat fasilitas pelabuhan serta bandara, Hutama Karya juga mempercepat penyelesaian proyek Pembangunan Dermaga Pelabuhan Anggrek di Gorontalo dengan progress 50% serta Pembangunan Fasilitas Sisi Darat Bandar Udara VVIP IKN.
"Kami memastikan seluruh proyek garapan Hutama Karya yang mendukung Asta Cita tersebut tidak hanya rampung tepat waktu namun juga tepat mutu," tegas Adjib.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










