Realisasi Anggaran Capai 54 Persen, Kementerian PU Optimistis Tembus 98% di Akhir Tahun

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat hingga 30 Oktober 2025, realisasi keuangan Kementerian PU mencapai 54,07% dan realisasi fisik 57,83% dari total pagu efektif sebesar Rp107,16 triliun.
Meskipun sempat mengalami penyesuaian anggaran di awal tahun untuk menjaga keseimbangan fiskal nasional, Kementerian PU tetap optimis bahwa prognosis realisasi hingga akhir tahun dapat mencapai 98,39%.
Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa penyerapan anggaran mulai meningkat sejak pertengahan tahun seiring dengan penguatan pelaksanaan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto, antara lain swasembada pangan, Inpres Jalan Daerah (IJD), Irigasi, dan Sekolah Rakyat.
“Namun yang lebih penting bukan sekadar serapan anggaran, melainkan bagaimana infrastruktur yang kami bangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Minggu (2/11/2025).
Baca Juga: Kementerian PU Laksanakan Pelatihan Tenaga Kerja Konstruksi bagi Santri Pondok Pesantren Lirboyo
Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, fokus program Kementerian PU pada tahun 2025 secara garis besar diarahkan pada penyelesaian seluruh pekerjaan konstruksi secara tuntas, kecuali beberapa proyek infrastruktur bersifat multi years contract (MYC) yang masih berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Selain menyelesaikan pembangunan, Kementerian PU juga menekankan pada optimalisasi fungsi infrastruktur yang telah terbangun agar manfaatnya semakin nyata dirasakan masyarakat.
Misalnya, berbagai bendungan yang telah selesai dibangun kini dilengkapi dengan jaringan irigasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan mendukung program swasembada pangan nasional.
Upaya tersebut juga diiringi dengan peningkatan konektivitas antarwilayah, khususnya melalui pembangunan dan perbaikan jalan yang menghubungkan pusat-pusat produksi, kawasan pertanian, dan sentra ekonomi daerah.
Dengan demikian, infrastruktur yang dibangun tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga berfungsi aktif mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.
Dody menuturkan berbagai infrastruktur yang dibangun Kementerian PU pada dasarnya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik melalui pembangunan jalan, bendungan, maupun jaringan irigasi.
“Selama sepuluh tahun terakhir, kami telah membangun lebih dari 50 bendungan yang kini sebagian besar telah berfungsi optimal mendukung ketahanan pangan nasional. Semua itu bagian dari kerja nyata agar setiap rupiah anggaran yang digunakan memberikan manfaat langsung bagi rakyat,” tutur Dody.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









