Akurat Logo

BP Tapera Kaji FLPP Untuk Danantara Housing

Esha Tri Wahyuni | 28 Juli 2026, 09:06 WIB
BP Tapera Kaji FLPP Untuk Danantara Housing
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho

AKURAT.CO Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) membuka peluang rumah dan apartemen milik badan usaha milik negara (BUMN) yang selama ini belum terjual dapat dipasarkan melalui program Danantara Housing dengan dukungan skema pembiayaan seperti Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho mengatakan, pihaknya saat ini masih membahas potensi kerja sama tersebut bersama Danantara Housing. Pembahasan mencakup jumlah pasokan hunian yang dapat dimanfaatkan hingga kesiapan regulasi yang menjadi dasar pelaksanaannya.

"Kita lagi bicara juga, diskusi dengan Danantara Housing, berapa potensi supply yang nantinya kalau regulasinya sudah memenuhi, ya itu bisa difasilitasi dengan APR seperti FLPP," ujar Heru usai pertemuan dengan Menteri PKP dan juga BRI di Jakarta, Senin Malam (27/7/2026).

Baca Juga: Pecah Rekor, Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi Bakal Digelar di Batang

Menurut Heru, skema tersebut masih berada dalam tahap pembahasan sehingga belum dapat dipastikan jumlah rumah maupun apartemen yang akan masuk dalam program tersebut.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani mengungkapkan, pihaknya tengah menyiapkan program Danantara Housing.

Program ini ditujukan untuk memasarkan kembali rumah maupun apartemen yang telah dibangun oleh BUMN tetapi hingga kini belum terserap pasar.

"Ada beberapa pembangunan sifatnya apartemen atau rumah yang selama ini belum atau sudah dibangun oleh BUMN tapi belum bisa terjual, kita akan mengadakan Danantara Housing," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Melalui program tersebut, masyarakat nantinya diharapkan dapat membeli hunian yang selama ini belum laku dengan skema pembiayaan yang lebih ringan.

"Untuk bisa dibeli oleh masyarakat dengan suku bunga yang lebih menarik dan juga dengan cara pembayaran yang lebih baik," ujarnya.

Meski demikian, Rosan belum merinci kapan program Danantara Housing akan diluncurkan maupun besaran pembiayaan yang akan disiapkan. 

Rosan juga menegaskan skema tersebut masih dimatangkan agar mampu mempercepat penyerapan stok properti BUMN sekaligus memperluas akses masyarakat untuk memiliki rumah.

Apabila regulasi telah rampung dan kerja sama dengan BP Tapera terealisasi, program ini berpotensi menjadi alternatif penyaluran pembiayaan rumah bersubsidi sekaligus mengoptimalkan aset properti BUMN yang selama ini belum terserap pasar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.