KAI Gandeng BRI Perluas Hunian TOD Manggarai ke Bogor

AKURAT.CO Pemerintah berencana memperluas model pembangunan hunian berkonsep transit oriented development (TOD) seperti yang tengah dikembangkan di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, ke Bogor, Jawa Barat.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan, rencana tersebut akan dibahas bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI). Salah satu pembahasannya terkait pemanfaatan lahan milik KAI di Bogor untuk pembangunan hunian.
"Saya sudah janjian sama Dirut KAI dan Dirut BRI, ada lahan di Bogor," ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: BTN Siapkan KPR hingga 40 Tahun untuk Hunian TOD Manggarai, Bunga Flat 6 Persen Sampai Lunas
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas pembangunan hunian vertikal di wilayah perkotaan dengan memanfaatkan aset yang telah tersedia. Skema serupa sebelumnya diterapkan dalam pembangunan Hunian Terjangkau Manggarai melalui kolaborasi KAI dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
"Kemarin itu KAI dan BTN, ini yang berikutnya di Bogor ada lahan KAI nanti dengan BRI," kata Ara.
Maruarar sebelumnya menyampaikan harapan agar konsep hunian yang dikembangkan di kawasan Manggarai dapat diterapkan di lokasi lain. Pemerintah saat ini juga mendorong pembangunan rumah susun subsidi, khususnya di kawasan perkotaan, dengan salah satu pendekatannya memanfaatkan aset milik negara.
Hunian Terjangkau Manggarai menjadi salah satu contoh pemanfaatan aset perusahaan negara untuk menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Proyek tersebut dibangun di atas lahan sekitar 2,1 hektare milik KAI di kawasan Stasiun Manggarai.
Berdasarkan informasi Kementerian PKP, kawasan tersebut direncanakan memiliki delapan tower dengan total 3.784 unit hunian. Pembangunan dibagi ke dalam Blok G dan Blok F, dengan tiga tower di Blok G yang menyediakan 1.276 unit dan lima tower di Blok F sebanyak 2.508 unit.
Konsep TOD membuat hunian tersebut terintegrasi dengan simpul transportasi publik. Lokasinya berada di kawasan Stasiun Manggarai yang terhubung dengan KRL Commuter Line, kereta api bandara, kereta antarkota, serta memiliki akses menuju jaringan MRT, LRT, dan TransJakarta.
Dari sisi pembiayaan, proyek Manggarai juga menawarkan skema KPR bersubsidi dengan tenor panjang. BTN menyiapkan pembiayaan hingga 40 tahun dengan suku bunga 6% yang tetap hingga lunas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










