Kementerian PU Kerahkan 3 Pompa untuk Atasi Kekeringan 600 Hektare Sawah Bekasi

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum mengoperasikan 3 unit pompa untuk membantu mengatasi keterbatasan pasokan air bagi persawahan di Desa Karangharja, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Air dari SP Kiwing mulai dialirkan melalui tiga jalur selang menuju sawah yang membutuhkan pasokan untuk mendukung kegiatan tanam.
Sekitar 600 hektare persawahan di wilayah tersebut mengalami keterbatasan air. Pompanisasi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air pada lahan terdampak agar petani dapat kembali mengolah sawah dan melanjutkan musim tanam.
Baca Juga: Mitigas El Nino 2026, Kementan Kebut Program Pompanisasi
Menteri PU, Dody Hanggodo meminta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (DJSDA) dan BBWS Citarum segera menangani kebutuhan air pertanian serta memastikan laporan mencerminkan kondisi aktual.
“Saya ingin memastikan laporan yang disampaikan teman-teman sumber daya air benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Dari laporan, semuanya terlihat baik, tetapi ketika saya turun langsung, ternyata masih ada titik-titik kekeringan. Sejak awal tahun saya sudah mengingatkan agar ketersediaan air untuk sawah dijaga,” kata Dody, Selasa (29/9/2026).
Sementara itu, Plt. Kepala BBWS Citarum Abdul Ghoni Majdi menyampaikan bahwa pengoperasian pompa merupakan langkah penanganan untuk membantu petani yang mengalami kesulitan memperoleh air. “Penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat dan konkret,” ujar Abdul.
Upaya percepatan pengambilan air selain dari Kali Kuwing, juga diambil dari Sungai Citarum dengan menyiapkan mobile pump kapasitas 500lps. Kemudian diperkuat dengan bantuan dari BBWS Cilicis berupa 2 unit Mobile Pump kapasitas 80Lps utk membantu percepatan pengaliran air dari Sungai Citarum ke lokasi sawah terdampak.
BBWS Citarum akan terus memantau kondisi di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan air pertanian. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan jajaran pengelola sumber daya air.
Selain mengoperasikan pompa, BBWS Citarum membuka Layanan dan Posko Bencana Kekeringan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk menyampaikan laporan kekeringan, kebutuhan air, serta permasalahan infrastruktur sumber daya air di wilayah kerja BBWS Citarum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








