Akselerasi Pembiayaan hijau, TKBI OJK Fokus ke 3 Sektor
Demi Ermansyah | 4 Juli 2024, 16:12 WIB

AKURAT.CO Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi salah satu upaya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Menurut Direktur Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Joko Siswanto, TKBI akan menjadi klasifikasi aktivitas ekonomi untuk mendukung upaya dan tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia yang menyeimbangkan tiga sektor utama yakni, ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial.
"Secara tidak langsung, TKBI menyoroti mengenai sumber daya kritikal atau sering juga disebut critical minerals karena untuk ini sesuai dengan standart dan juga taksonomi yang berlaku di berbagai negara lain dianggap sebagai pendukung utama dari keberhasilan sebuah transisi," ucap Joko saat menjadi pembicara utama di Green Economy Expo 2024 di Jakarta, Kamis (4/7/2024).
Joko menjelaskan bahwasanya TKBI dirancang dengan memperhatikan prinsip interoperabilitas dan kredibilitas. "Jadi tidak hanya menyeimbangkan aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial, TKBI ini tentunya akan memiliki sifat yang lebih inklusif dengan mencakup pengguna Non-UMKM dan UMKM," imbuhnya.
Ke depan, lanjutnya, TKBI akan ditinjau secara berkala dalam rangka perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kebijakan keuangan berkelanjutan di tingkat nasional dan global.
Sebagai informasi, dalam rangka mendukung TKBI, OJK mengeluarkan panduan Climate Risk Management and Scenario Analysis (CRMS) bagi perbankan untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan, ketahanan model bisnis, serta strategi bank dalam menghadapi risiko perubahan iklim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









