Tak Terpengaruh Fluktuasi Pasar, CFX Catat Transaksi Derivatif Kripto Hingga Rp11 Triliun

AKURAT.CO Dunia kripto di Indonesia makin semarak! PT Central Finansial X (CFX), salah satu bursa berjangka kripto dalam negeri, mencatat pencapaian luar biasa di kuartal pertama 2025.
CFX mencatat nilai transaksi derivatif kripto sudah menembus angka Rp11,24 triliun per akhir Maret 2025.
Direktur Utama CFX, Subani, mengungkapkan pencapaian itu merupakan langkah awal yang sangat menggembirakan. Apalagi, produk derivatif kripto mereka baru diluncurkan tujuh bulan lalu.
“Ini sinyal kuat bahwa minat masyarakat terhadap instrumen ini terus tumbuh, baik saat pasar naik (bullish) maupun turun (bearish),” ujarnya di Jakarta, Rabu (9/4/2025).
Khusus di bulan Maret 2025 saja, nilai transaksi mencapai Rp5,38 triliun. Angka ini melonjak sekitar 135% dibandingkan FebruSaudi
Kenaikan tajam ini menunjukkan bahwa investor lokal mulai memahami dan memanfaatkan fitur lindung nilai dari produk derivatif kripto.
Derivatif kripto ini memang dirancang sedemikian rupa agar bisa menguntungkan di berbagai kondisi pasar.
Mau pasar sedang ramai atau lesu, instrumen ini tetap bisa dimanfaatkan. Tidak heran jika pamornya cepat naik dalam waktu singkat.
Seluruh transaksi tersebut berasal dari tujuh anggota pialang berjangka yang tergabung sebagai anggota resmi CFX. Ketujuhnya antara lain PT PG Berjangka, PT Jalatama Artha Berjangka, hingga PT Ajaib Futures Asia. Mereka inilah yang membantu menggerakkan pasar derivatif kripto di tanah air.
Saat ini, CFX telah menghadirkan 50 kontrak derivatif kripto yang bisa diperdagangkan. Dari sekian banyak kontrak itu, yang paling populer dan mencatat nilai transaksi terbesar sepanjang Maret 2025 adalah BTCUSDT-PERP, SOLUSDT-PERP, dan XRPUSDT-PERP. Nama-nama ini sudah nggak asing lagi di telinga para pegiat kripto.
Baca Juga: Hester Peirce, Inovator di Bidang Aset Kripto
Menurut Subani, daya tarik utama derivatif kripto adalah fleksibilitasnya.
"Investor bisa memanfaatkannya untuk melindungi portofolio dari fluktuasi harga yang ekstrem. Selain itu, potensi cuan tetap terbuka meskipun pasar sedang lesu," tegasnya.
Tak mau berpuas diri, CFX juga berencana menambah kontrak-kontrak derivatif baru. Namun, mereka memastikan bahwa setiap produk baru akan melalui proses evaluasi yang ketat.
Tujuannya jelas: menjaga keamanan, kepatuhan terhadap regulasi, dan memberikan rasa nyaman bagi para investor.
Selain itu, infrastruktur juga terus diperkuat. CFX menggandeng PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) sebagai lembaga kliring dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai lembaga kustodian.
Kerja sama ini diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan pelaku pasar dan memperkuat ekosistem derivatif kripto nasional.
“CFX bersama KKI dan ICC berkomitmen menghadirkan perdagangan derivatif kripto yang aman, inovatif, dan berintegritas,” tutup Subani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








