Pemerintah Dorong Pemerataan Ekonomi Lewat Kopdes Merah Putih
Demi Ermansyah | 12 April 2025, 20:52 WIB

AKURAT.CO Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menyatakan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akan menjadi instrumen strategis dalam menciptakan pemerataan ekonomi nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%.
“Kalau Koperasi Desa bisa berdiri dan melakukan aktivitas secara baik, Insya Allah pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen bisa tercapai,” ujar Ferry dalam keterangannya, Sabtu (12/4/2025).
Ferry menjelaskan bahwa pendirian Kopdes Merah Putih bukan hanya sekadar upaya memperkuat sektor koperasi, namun juga menjadi strategi konkret pemerintah dalam mewujudkan keadilan ekonomi hingga ke pelosok desa.
Ia menegaskan bahwa melalui Kopdes Merah Putih, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen melakukan distribusi aset dan pekerjaan produktif ke desa-desa.
Tentunya langkah ini diambil agar potensi ekonomi tidak hanya dinikmati oleh kelompok tertentu di wilayah perkotaan. “Tapi sekarang harus ada distribusi aset, distribusi apapun bentuk kerja-kerja produktif yang bisa di desa-desa sehingga muncul pertumbuhan ekonomi di sana,” kata Ferry.
Sebagai informasi, Kopdes Merah Putih dijadwalkan akan resmi diluncurkan pada Juli 2025 dan akan mencakup lebih dari 80.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia.
Meskipun beberapa kelurahan turut terlibat, Ferry menegaskan bahwa fokus utama tetap pada pembangunan ekonomi desa.
Menurutnya, desa sebagai tulang punggung negara harus diberi ruang dan akses untuk berkembang, agar tidak hanya menjadi wilayah produksi mentah, tetapi juga pusat kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
"Kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi terobosan baru untuk mempercepat transformasi ekonomi dari bawah, memutus ketimpangan pembangunan, serta menjadikan koperasi sebagai penggerak utama ekonomi rakyat," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






