Saham DKFT Melejit 22%, Lo Kheng Hong Akui Jadi Pemegang Saham

AKURAT.CO Saham emiten nikel PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) menjadi sorotan pada awal sesi perdagangan Jumat (2/5/2025). DKFT mencatat lonjakan harga hingga 22,14% ke level Rp320 per saham, didorong oleh kinerja keuangan yang luar biasa serta kabar mengejutkan mengenai kepemilikan saham oleh investor kawakan Lo Kheng Hong.
Pada pukul 09.37 WIB, volume transaksi DKFT tercatat mencapai 154 juta saham dengan nilai transaksi sekitar Rp46,3 miliar dalam 5.400 kali perdagangan. Pergerakan signifikan ini menjadikan DKFT sebagai salah satu saham paling aktif dan diburu investor sepanjang sesi perdagangan pagi.
Sedangkan dari sisi fundamental, kinerja DKFT pada kuartal I-2025 mencatat pemulihan besar-besaran. Produksi bijih nikel mencapai 996.598 ton, sementara penjualan menembus 932.014 ton.
Baca Juga: Emiten Terafiliasi Luhut Tebar Dividen USD10 Juta
Menurut Direktur DKFT, Feni Silviani Budiman menyatakan capaian ini jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal I tahun lalu, yang masih terkendala persetujuan RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya).
“Pada kuartal pertama tahun lalu, aktivitas produksi dan penjualan belum berjalan karena masih menunggu persetujuan RKAB,” jelas Feni dalam keterangan resmi, Jumat (2/5/2025).
Dampak positif langsung tercermin pada laporan keuangan. Pendapatan perusahaan melonjak hingga 427%, dari sebelumnya Rp80 miliar menjadi Rp960 miliar. Sementara laba kotor meningkat dari Rp66 miliar menjadi Rp219 miliar, tumbuh sekitar 230% secara tahunan.
Namun, sorotan utama tertuju pada laba bersih perusahaan yang mencetak rekor. DKFT membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp137 miliar, melonjak drastis 3.887% dibandingkan Rp3 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.
Tak hanya itu, EBITDA DKFT juga tumbuh signifikan dari Rp40 miliar menjadi Rp214 miliar, mencerminkan kenaikan sebesar 439%.
Baca Juga: IHSG Menghijau, 5 Emiten Ini Malah Terjun Bebas
“Kinerja positif ini menunjukkan komitmen perseroan untuk terus menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” ucap Feni.
Dengan kombinasi fundamental yang kuat dan sentimen positif dari tokoh publik pasar modal, saham DKFT diprediksi masih akan berada dalam radar investor dalam beberapa waktu ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









