Harga Stabil, Potensi Breakout Bitcoin Terbuka Lebar

AKURAT.CO Harga Bitcoin (BTC) sempat berada di kisaran USD116.113 pada 21 September 2025. Pergerakan tersebut menunjukkan kestabilan pasar dengan posisi aset digital terbesar ini masih bertahan di atas level psikologis penting.
Dalam beberapa bulan terakhir, pergerakan Bitcoin ditandai oleh pola penolakan (rejection) dan pengujian ulang (retest). Pola ini kerap menjadi sinyal awal sebelum reli kuat terjadi, sebagaimana terlihat pada siklus harga sebelumnya.
Sejumlah analis menilai kondisi saat ini mengisyaratkan bahwa Bitcoin berpotensi mengulangi pola historis tersebut untuk keempat kalinya.
Meski hasil akhirnya belum dapat dipastikan, struktur grafik yang terbentuk menunjukkan fase yang konsisten dengan tren kenaikan jangka panjang.
Seorang analis pasar kripto melalui platform X menyoroti bahwa pola penolakan pada level tertentu bukanlah tanda negatif. Sebaliknya, penolakan dianggap sebagai proses alami sebelum harga melanjutkan kenaikan berikutnya.
Baca Juga: Bitcoin Terus Menguat Dekati Level Rp120.000
Dalam catatan historis, penolakan harga di sekitar level USD30.000, USD48.000, dan USD93.000 selalu diikuti oleh pengujian ulang area tersebut, yang kemudian memicu lonjakan harga signifikan.
Kini, setelah berhasil menembus USD115.000, harga Bitcoin kembali melakukan retest di area yang sama. Bagi investor, pola ini dianggap sebagai sinyal kepercayaan, karena retest sebelumnya hampir selalu berakhir dengan pergerakan menuju level yang lebih tinggi.
Menurut analis, jika pola retest kali ini bertahan, Bitcoin berpotensi melanjutkan kenaikan hingga kisaran USD140.000. Konsistensi pola berulang tersebut memberikan dasar kuat bagi proyeksi bullish jangka panjang.
Meski demikian, terdapat risiko apabila retest ini gagal bertahan. Kondisi tersebut bisa menunda momentum breakout dan mendorong harga kembali menguji area support yang lebih rendah.
Kendati begitu, investor tetap memandang peluang kenaikan lebih besar karena dukungan pola historis yang konsisten.
Sementara itu, faktor fundamental juga ikut memperkuat optimisme pasar. CEO Coinbase, Brian Armstrong, menyuarakan keyakinannya terhadap kemajuan Rancangan Undang-Undang (RUU) Digital Asset Market Clarity Act di Amerika Serikat.
Menurut Armstrong, dukungan bipartisan di Senat menunjukkan keseriusan pemerintah AS untuk memberikan kepastian regulasi bagi industri kripto.
“Saya belum pernah seoptimistis ini mengenai perkembangan regulasi. Ini bukan hanya melindungi konsumen, tetapi juga mendorong inovasi di industri kripto,” tulis Armstrong dilansir dari akun X miliknya, Senin (22/9/2025).
RUU tersebut diharapkan mampu memperjelas pengawasan terhadap bursa maupun aset digital yang ditokenisasi. Para senator Demokrat dan Republik disebut tengah membangun kerja sama politik untuk memastikan RUU ini segera disahkan.
Bagi industri kripto, kepastian regulasi dianggap sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat. Tidak hanya melindungi investor, regulasi juga diyakini dapat memperkuat adopsi kripto secara global.
Kondisi pasar saat ini menunjukkan adanya kombinasi menarik antara faktor teknikal dan politik. Dari sisi teknikal, pola rejection dan retest memperlihatkan peluang lanjutan tren naik. Dari sisi fundamental, dorongan regulasi di Amerika Serikat semakin memperkuat kepercayaan jangka panjang.
Para analis menilai, perpaduan kedua faktor tersebut berpotensi mendorong Bitcoin untuk memasuki fase pertumbuhan baru.
Ke depan, pasar akan mencermati apakah retest di level USD115.000 mampu bertahan sebagai pijakan reli selanjutnya.
Secara keseluruhan, Bitcoin masih berada dalam tren bullish dengan dukungan kuat dari pola historis. Jika momentum breakout kembali terjadi, harga berpotensi menembus level psikologis baru yang dapat mengubah lanskap perdagangan aset digital secara global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






