Menkeu Purbaya: Kalau Gak Serap Anggaran, Saya Ambil!

AKURAT.CO Pemerintah mempercepat realisasi belanja kementerian dan lembaga pada triwulan terakhir 2025 untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah ini diharapkan menjadi katalis penting bagi akselerasi pertumbuhan menuju 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, percepatan penyerapan anggaran akan menjadi prioritas agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha.
“Saya akan pastikan setiap kementerian dan lembaga menyerap anggaran tepat waktu. Kalau tidak bisa, dananya akan saya tarik dan alihkan ke program yang lebih siap,” tegas Purbaya dalam temu media via Zoom di Bogor, Jumat (10/10/2025).
Baca Juga: Langkah Tegas Menkeu Pecat 26 Pegawai Pajak Tuai Pujian
Menurutnya, realisasi belanja yang cepat mampu memperkuat permintaan domestik di tengah peningkatan likuiditas perbankan.
Pemerintah sebelumnya telah menyalurkan dana Rp200 triliun ke bank-bank Himbara untuk memperkuat fungsi intermediasi.
Belanja pemerintah yang meningkat diyakini akan diikuti oleh peningkatan konsumsi swasta dan rumah tangga.
“Belanja pemerintah lebih kuat dibanding bulan-bulan sebelumnya. Dengan uang yang beredar banyak, konsumsi masyarakat juga akan naik,” jelasnya.
Kementerian Keuangan menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,5% pada triwulan IV 2025. Sementara untuk keseluruhan tahun 2025, ekonomi nasional diperkirakan tumbuh 5,2.
Baca Juga: OJK-Menkeu Bentuk Tim Kerja Dorong Kinerja Pasar Modal
Kebijakan percepatan belanja ini juga menjadi bagian dari strategi fiskal untuk menjaga kesinambungan pertumbuhan jangka menengah. Pemerintah akan terus memantau efektivitas anggaran dan memastikan alokasinya tepat sasaran.
“Fase berikutnya bukan sekadar bertahan, tapi tumbuh lebih cepat. Itu yang sedang kami siapkan,” ujar Purbaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








