Kinerja Satgas BLBI Dinilai Lemah, Menkeu Siapkan Opsi Pembubaran

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang untuk mengakhiri masa tugas Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI).
Opsi tersebut muncul setelah pemerintah menilai kinerja satgas belum memberikan hasil yang signifikan terhadap pemulihan aset negara.
“Satgas BLBI masih dalam proses asesmen. Tapi kalau saya lihat, hasilnya tidak banyak, malah sering menimbulkan kegaduhan,” ujar Purbaya dalam temu media via Zoom di Bogor, Jumat (10/1 0/2025).
Baca Juga: Pemanfaatan Lahan Eks BLBI dan Aset Rampasan Negara Untuk Rumah Subsidi, Menteri Ara: Tak Lama Lagi
Purbaya menilai, efektivitas lembaga tersebut perlu dikaji ulang agar tidak menimbulkan tumpang tindih dengan fungsi pengelolaan aset negara yang ada di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).
“Daripada bikin noise, mungkin akan kita akhiri Satgas itu,” ujarnya.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan final. Asesmen menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan mekanisme terbaik dalam mengelola piutang negara.
Baca Juga: Maruarar Sirait Ingin Lahan Bekas BLBI di Karawaci Dibangun Perumahan untuk Rakyat
“Semua opsi terbuka. Yang penting, negara tidak rugi dan prosesnya lebih efisien,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









