Perkuat Sektor Perikanan, Bank Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap ke Nelayan di Desa Bukamog Sulawesi Tengah

AKURAT.CO Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), bank bersandi saham BMRI ini memberikan dukungan nyata kepada kelompok nelayan Desa Bukamog, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah berupa tiga unit mesin motor perahu berkekuatan 15 PK dan enam unit fasilitas penyimpanan berpendingin (cool storage) pada akhir pekan lalu.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Bank Mandiri untuk turut memperkuat ketahanan pangan nasional. Khususnya di sektor perikanan, yang menjadi salah satu pilar penting dalam ekosistem ekonomi maritim Indonesia.
Baca Juga: Bank Mandiri Siap Salurkan Rp3,22 Triliun BLTS Kesra 2025 Lewat Jaringan Cabang dan Mandiri Agen
Dukungan ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui revitalisasi sektor pangan dan penguatan ekonomi masyarakat pesisir.
Vice President Government Business Bank Mandiri Region X/Sulawesi dan Maluku, Widiawaty Mochtar, menjelaskan bahwa dukungan ini merupakan wujud nyata dari semangat Sinergi Majukan Negeri yang menghubungkan sektor keuangan dengan kegiatan ekonomi rakyat di tingkat akar rumput.
“Kami percaya penguatan ekonomi nasional harus dimulai dari sektor riil dan masyarakat pesisir yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan laut Indonesia. Melalui program TJSL ini, Bank Mandiri berupaya membantu nelayan di Desa Bukamog meningkatkan produktivitas tangkapan, efisiensi distribusi hasil laut, serta kualitas penyimpanan agar nilai ekonominya semakin tinggi,” ujar Widiawaty.
Lebih lanjut, Widiawaty menambahkan bahwa keberadaan fasilitas penyimpanan berpendingin (cool storage) diharapkan dapat memperpanjang masa simpan hasil tangkapan nelayan, mengurangi tingkat kerugian pasca panen, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas, baik di dalam maupun luar daerah.
“Bank Mandiri berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam membangun sektor perikanan dan pertanian yang tangguh melalui sinergi antara lembaga keuangan, pemerintah daerah, dan komunitas lokal. Kami ingin memastikan bahwa program pemberdayaan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Bank Mandiri untuk menghadirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung target pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif, berdaulat, dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









