Bank BSI Bidik Dua Juta Nasabah Ikut Tabungan Umrah

AKURAT.CO PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) membidik sekitar 2 juta nasabah aktif untuk mengikuti program BSI Tabungan Umrah yang baru diluncurkan.
Target tersebut setara sekitar 10% dari total basis nasabah perseroan yang kini mencapai 21–23 juta orang.
Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna mengatakan, potensi tersebut berasal dari kelompok nasabah yang secara finansial dinilai mampu merencanakan perjalanan ibadah umrah.
Baca Juga: Sah Jadi Anggota Himbara, Ini Sederet Privilege Baru BSI
“Kami punya kurang lebih 21 atau 23 juta nasabah, yang Insya Allah mungkin kalau kami hitung, mungkin 10 persennya mampu berumrah. Kami mungkin punya sekitar 2 juta orang yang bisa kami dorong untuk berangkat umrah,” ujar Anton di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Pada tahap awal, BSI menargetkan lebih dari 1 juta nasabah mendaftar produk ini. Perseroan meyakini, capaian tersebut akan berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan dana murah (CASA) dan likuiditas bank.
Data Keuangan dan Target Bisnis
Secara fundamental, BSI mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 16,20% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp380 triliun per Desember 2025. Dari total tersebut, porsi dana murah (CASA) mencapai 61,62% atau setara Rp234 triliun.
Sementara itu, pertumbuhan tabungan tercatat naik 15,7% yoy menjadi Rp162,63 triliun.
Baca Juga: Dapat Izin Simpanan Emas dari OJK, BSI Siap Tancap Gas
Manajemen menilai, produk tabungan umrah akan memperkuat struktur pendanaan jangka panjang sekaligus menjaga rasio dana murah tetap tinggi.
Pergeseran Demografi Pasar Umrah
Peluncuran produk ini dilakukan di tengah perubahan demografi pasar perjalanan ibadah. Anton menyebut, segmen umrah kini tidak lagi didominasi generasi Baby Boomers, melainkan mulai bergeser ke Generasi Milenial dan Gen Z.
“Halal lifestyle kini menjadi gaya hidup, termasuk umrah dan wisata religi. Ini peluang bagi bank untuk memfasilitasi keinginan ibadah dengan perencanaan keuangan yang matang dan aman,” kata Anton.
Fenomena ini sejalan dengan tren peningkatan minat perjalanan spiritual di kalangan generasi muda yang merencanakan ibadah sejak dini sebagai bagian dari gaya hidup halal.
Secara industri, penguatan produk berbasis tabungan tematik seperti umrah berpotensi meningkatkan inklusi keuangan syariah. BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia memanfaatkan basis nasabah besar untuk memperluas penetrasi produk berbasis perencanaan keuangan.
Secara historis, BSI terbentuk dari merger bank syariah BUMN pada 2021 dan terus mencatat pertumbuhan dua digit dalam DPK dan pembiayaan. Strategi ekspansi berbasis produk ritel dinilai krusial untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah kompetisi perbankan nasional.
Sedangkan bagi nasabah, produk ini membuka opsi perencanaan ibadah secara bertahap dan terstruktur. Bagi perseroan, tambahan dana murah berpotensi memperkuat likuiditas dan efisiensi biaya dana (cost of fund).
Dengan target awal 1 juta pendaftar, kontribusi terhadap DPK berpotensi signifikan apabila rata-rata saldo tabungan meningkat secara konsisten.
BSI juga menyatakan akan mengoptimalkan literasi keuangan syariah dan edukasi perencanaan keuangan untuk menjaring segmen usia muda.
“Dengan inisiatif ini, BSI optimistis dapat memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung generasi muda yang lebih siap secara spiritual dan finansial,” ujar Anton.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







