Akurat Logo

Alam Sutera Tebar Rp29,47 Miliar, Investor Terima Rp1,5 per Saham

Yosi Winosa | 12 Juni 2026, 17:35 WIB
Alam Sutera Tebar Rp29,47 Miliar, Investor Terima Rp1,5 per Saham
Saham ASRI terus menghijau

AKURAT.CO PT Alam Sutera Realty Tbk. (ASRI) memberi kabar gembira bagi investor atau pemegang saham mereka: perusahaan kembali membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar 10 Juni 2026, Perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp29,47 miliar, atau setara Rp1,5 per saham kepada pemegang saham.

Meski nominal per saham terlihat konservatif, keputusan ini tetap menarik dibaca pasar karena menunjukkan dua hal sekaligus: perusahaan tetap menjaga distribusi kepada investor dan memilih mempertahankan fleksibilitas kas di tengah fase industri properti yang masih selektif.

Baca Juga: BRI Buyback Saham Rp500 Miliar, Sinyal Kuatnya Fundamental di Tengah Fluktuasi Pasar

Kalender Penting Investor ASRI: Jangan Sampai Lewat Cum Date

Investor yang ingin memperoleh dividen perlu mencermati jadwal berikut:

  • Cum dividen pasar reguler & negosiasi: 18 Juni 2026

  • Ex dividen pasar reguler & negosiasi: 19 Juni 2026

  • Recording date: 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB

  • Cum dividen pasar tunai: 23 Juni 2026

  • Ex dividen pasar tunai: 24 Juni 2026

  • Pembayaran dividen: 10 Juli 2026

Artinya, investor yang ingin masuk daftar penerima dividen perlu memastikan kepemilikan saham sebelum melewati periode cum dividen.

Bukan Sekadar Dividen, Tapi Sinyal Kepercayaan

Di tengah lanskap properti yang masih menuntut efisiensi modal dan disiplin ekspansi, keputusan membagikan dividen sering dibaca sebagai indikator bahwa perusahaan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan penghargaan kepada pemegang saham.

Untuk investor ritel, dividen Rp1,5 per saham memang bukan cerita soal hasil instan. Tetapi bagi pasar, konsistensi distribusi menjadi sinyal yang sering lebih penting daripada angka sesaat.

Yang kini akan diamati berikutnya adalah: apakah langkah ini menjadi pembuka fase distribusi yang lebih agresif pada tahun-tahun mendatang, atau justru penegasan bahwa ASRI masih memilih menahan amunisi untuk siklus pertumbuhan berikutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.