Akurat Logo

Minat Produk Perlindungan Berbasis USD Diprediksi Meningkat di Era AI

Saeful Anwar | 2 September 2026, 17:58 WIB
Minat Produk Perlindungan Berbasis USD Diprediksi Meningkat di Era AI
Prudential Indonesia terus berkomitmen menghadirkan berbagai solusi perlindungan dan investasi yang membantu nasabah mempersiapkan masa depan dengan lebih percaya diri.

AKURAT.CO Di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI), meningkatnya kebutuhan global, serta perubahan cara masyarakat mengelola kekayaan lintas generasi, minat terhadap produk perlindungan berbasis Dolar AS (USD) diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.

Perkembangan AI tidak hanya mengubah cara perusahaan beroperasi, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di berbagai sektor, mulai dari teknologi, kesehatan, hingga keuangan.

Di saat yang sama, ketidakpastian ekonomi global, tekanan inflasi, serta kebutuhan yang semakin terhubung dengan ekonomi internasional mendorong masyarakat untuk memikirkan kembali strategi perlindungan dan pengelolaan kekayaan jangka panjang.

Menurut berbagai laporan industri global, investasi pada infrastruktur AI diperkirakan mencapai USD 750 miliar pada 2026 dan menjadi salah satu pendorong utama transformasi ekonomi global.

Di Asia Pasifik, industri asuransi juga diproyeksikan terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan masyarakat kelas menengah dan affluentyang semakin mengglobal.

Di Indonesia, menurut berbagai kajian industri, segmen affluent diperkirakan mencakup sekitar 7% dari total populasi Indonesia.

Meski jumlahnya relatif terbatas, kelompok ini memiliki kebutuhan perencanaan keuangan yang semakin kompleks, mulai dari diversifikasi aset, pendidikan internasional, hingga perencanaan warisan antargenerasi.

Kondisi tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap solusi perlindungan yang mampu membantu menjaga nilai kekayaan sekaligus mendukung tujuan finansial jangka panjang.

Dalam konteks Indonesia, meningkatnya kebutuhan pendidikan internasional, perjalanan global, investasi luar negeri, hingga perencanaan warisan lintas generasi membuat banyak masyarakat mulai mempertimbangkan proteksi yang memiliki denominasi mata uang sejalan dengan kebutuhan masa depan mereka.

Narasi ini juga sejalan dengan kajian internal Prudential Indonesia yang menyoroti pentingnya menjaga daya beli dan relevansi nilai kekayaan di tengah penguatan Dolar AS serta meningkatnya kebutuhan global berbasis USD.

Dari kajian tersebut ditemukan bahwa masyarakat affluent dan High Net Worth khususnya menyatakan kebutuhan diversifikasi mata uang sebagai alasan utama berinvestasi di luar negeri.

Hal ini didorong oleh kekhawatiran terhadap nilai kekayaan yang tergerus akibat inflasi, risiko mata uang, serta kebutuhan global yang semakin meningkat.

Kondisi ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya solusi keuangan yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan aset, tetapi juga membantu menjaga daya beli dan nilai kekayaan agar tetap relevan dengan kebutuhan masa depan yang terus berkembang.

Chief Product Officer Prudential Indonesia, Astono Hermawan, mengatakan, semakin banyak nasabah yang tidak hanya fokus pada besarnya manfaat perlindungan, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana nilai perlindungan tersebut dapat tetap relevan terhadap kebutuhan masa depan yang semakin global.

“Saat ini kami melihat semakin banyak nasabah yang tidak hanya fokus pada besarnya manfaat perlindungan, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana nilai perlindungan tersebut dapat tetap relevan terhadap kebutuhan masa depan yang semakin global. Produk perlindungan berbasis USD dapat menjadi salah satu pilihan bagi nasabah yang ingin mendiversifikasi perencanaan keuangannya sekaligus mempersiapkan kebutuhan keluarga yang memiliki eksposur terhadap mata uang asing,” kata Astono, Rabu (2/9/2026).

Selain faktor globalisasi, tren transfer kekayaan antar generasi atau intergenerational wealth transfer juga menjadi pendorong baru bagi masyarakat affluent dalam merencanakan keuangan untuk masa depan.

Baca Juga: Bagaimana Sejarah Kerajaan Samudera Pasai? Ini Ulasannya

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.