Pendapatan APBN Tembus Rp2.055 Triliun, PNBP Hampir Capai Target

AKURAT.CO Pendapatan negara menjadi salah satu penopang utama kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Agustus 2026.
Realisasi pendapatan mencapai Rp2.055,6 triliun atau 65,2% dari target sepanjang tahun.
Angka tersebut tumbuh 25,4% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.639 triliun.
Di sisi lain, belanja negara telah mencapai Rp2.295,7 triliun atau 59,7% dari pagu Rp3.842,7 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut membuat APBN mengalami defisit Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap PDB.
Baca Juga: APBN Agustus Defisit Rp240 Triliun, Keseimbangan Primer Malah Surplus
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan kinerja tersebut masih sesuai dengan desain APBN yang telah ditetapkan.
“Hingga akhir Agustus, kinerja APBN tetap kuat dengan keseimbangan primer yang positif, defisit dalam batasan yang terkendali,” ujar Suahasil di kantor Kementerian Keuangan, Jumat (18/9/2026).
Pajak masih Jadi Sumber Utama
Dari total pendapatan Rp2.055,6 triliun, penerimaan perpajakan mencapai Rp1.619,3 triliun. Kontribusinya sekitar 78,8% terhadap total pendapatan negara hingga Agustus.
Penerimaan perpajakan tersebut tumbuh 21,7% secara tahunan. Komponen terbesarnya berasal dari penerimaan pajak yang mencapai Rp1.409 triliun. Realisasi ini setara 59,8% dari target dan tumbuh 24,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: DPD Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Naik Jadi Rp760 Triliun
Sementara itu, kepabeanan dan cukai menghasilkan Rp210,2 triliun. Realisasi ini mencapai 62,6% dari target dan tumbuh 7,8% secara tahunan.
Ada pula sumber penerimaan lain yang mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni PNBP. Sampai Agustus, PNBP mencapai Rp435,1 triliun atau 94,8 persen dari target. Pertumbuhannya mencapai 41,7% secara tahunan.
Capaian PNBP tersebut membuat realisasinya sudah mendekati target setahun, meskipun tahun anggaran masih menyisakan empat bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









