Bukan Sekadar Pelatihan, Allianz Siapkan Pendanaan dan Mentoring untuk Bisnis Anak Muda di Program Ecopower
AKURAT.CO Pelatihan kewirausahaan biasanya punya satu titik yang mudah dikenali: kelas selesai, materi diberikan, lalu peserta diharapkan melanjutkan sendiri. Tantangan justru muncul setelahnya, ketika sebuah ide harus diterjemahkan menjadi rencana bisnis dan dikembangkan menjadi usaha.
Model berbeda ditawarkan melalui Ecopower Allianz. Program yang dijalankan Allianz Indonesia melalui Yayasan Allianz Peduli bersama Solve Education! ini tidak hanya membekali peserta dengan literasi keuangan dan kewirausahaan, tetapi juga membawa mereka ke tahap pendampingan, presentasi ide, hingga dukungan lanjutan berupa pendanaan dan mentoring bisnis.
Ecopower Allianz menggabungkan pembelajaran digital, webinar, kegiatan tatap muka, kunjungan komunitas, serta pendampingan oleh relawan Allianz Indonesia. Setelah program berakhir, para finalis juga memperoleh dukungan berupa pendanaan, pendampingan usaha, pelatihan, kesempatan mengembangkan bisnis, dan peluang kolaborasi.
Struktur tersebut membuat perjalanan peserta tidak berhenti pada penguasaan materi. Mereka didorong untuk membawa pengetahuan tersebut ke gagasan usaha yang lebih konkret.
Secara keseluruhan, materi Ecopower telah diakses oleh lebih dari 21.400 pembelajar di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 120 peserta di Bandung dan Lombok mengikuti program pendalaman dengan rangkaian pembelajaran yang lebih intensif.
Perbedaan skala ini penting. Pembelajaran digital berfungsi memperluas akses, sedangkan pendalaman memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan gagasan dengan dukungan langsung.
Bagaimana mentoring membantu anak muda mengubah ide menjadi rencana bisnis?
Memiliki ide usaha belum tentu berarti seseorang sudah memiliki bisnis yang siap dijalankan. Seorang calon entrepreneur mungkin tahu produk apa yang ingin dibuat, tetapi masih kesulitan menjelaskan target konsumen, menyusun presentasi, atau menerjemahkan gagasan tersebut ke dalam rencana yang lebih terarah.
Di sinilah mentoring memiliki fungsi yang berbeda dari pembelajaran di kelas.
Dalam Ecopower di Lombok, karyawan Allianz Indonesia tidak hanya hadir sebagai pembicara. Sebanyak 36 karyawan terlibat sebagai pembicara webinar, mentor pengembangan bisnis, pendamping peserta, hingga bagian dari pelaksanaan showcase.
Pendampingan tersebut membantu peserta meninjau kembali gagasan bisnis, menyusun presentasi secara lebih terarah, serta membangun kepercayaan diri ketika menyampaikan solusi yang mereka kembangkan.
Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli, mengatakan pendampingan merupakan bagian dari upaya menerjemahkan pengetahuan menjadi praktik.
“Pendampingan dari karyawan Allianz Indonesia sebagai relawan turut memperkuat perjalanan belajar para peserta, membangun kepercayaan diri, serta membantu mereka menerjemahkan pengetahuan menjadi praktik nyata," ujar Ni Made melalui catatan tertulis yang diterima AKURAT.CO, dikutip Jumat, 18 September 2026.
Dengan kata lain, mentor tidak sekadar memberikan materi tambahan. Perannya berada di antara pengetahuan dan penerapan, terutama ketika peserta mulai menguji apakah gagasannya dapat dijelaskan dan dikembangkan secara lebih konkret.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







