Kesehatan Finansial Anak Muda Turun, Terlihat dari 4 Aspek Ini

AKURAT.CO Kesehatan finansial anak muda di Indonesia masih menghadapi tantangan. Hal ini tercermin dari skor Financial Fitness Index (FFI) 2026 yang turun menjadi 39,4, dari 40,6 pada tahun sebelumnya.
Penurunan tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan keuangan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga kesiapan menghadapi kebutuhan tidak terduga hingga perencanaan keuangan jangka panjang.
Director Strategic Analytics & Insight NielsenIQ Indonesia, Inggit Primadevi mengatakan, terdapat 4 aspek yang dapat menjadi indikator untuk melihat sekaligus menjaga kesehatan finansial seseorang, khususnya di kalangan anak muda.
Baca Juga: FFI 2026: Anak Muda Makin Rajin Nabung, Dana Darurat Masih Minim
"Pentingnya anak muda tidak hanya memiliki kesadaran untuk mengelola keuangan, tetapi juga memastikan pengelolaan tersebut mencakup kebutuhan saat ini hingga persiapan jangka panjang," kata Inggit dalam acara OCBC Financial Fitness Index 2026 dalam Nyala Festival di Jakarta, Jumat malam (18/9/2026).
Menurut Inggit, empat aspek tersebut terdiri atas financial basic, financial safety, financial growth, dan financial freedom. Keempatnya menggambarkan tahapan pengelolaan keuangan, mulai dari kemampuan memenuhi kebutuhan dasar hingga membangun sumber daya finansial untuk mencapai kebebasan finansial.
Financial Basic
Tahap pertama adalah financial basic. Aspek ini berkaitan dengan kemampuan seseorang memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjalankan kewajiban keuangannya.
Kebutuhan tersebut mencakup pengeluaran rumah tangga, cicilan, utang, serta kewajiban rutin lainnya. Menurut Inggit, kemampuan memenuhi kebutuhan dasar menjadi fondasi sebelum seseorang meningkatkan tujuan keuangannya ke tahap berikutnya.
Artinya, pendapatan yang dimiliki perlu dikelola agar kebutuhan pokok dan kewajiban rutin tetap dapat terpenuhi. Dengan fondasi tersebut, seseorang dapat mulai mengalokasikan dana untuk kebutuhan lain tanpa mengorbankan kebutuhan utama.
Financial Safety
Setelah kebutuhan dasar terpenuhi, aspek berikutnya adalah financial safety. Indikator ini berkaitan dengan kesiapan seseorang menghadapi pengeluaran yang tidak terduga.
Kondisi seperti kehilangan pekerjaan, sakit, maupun kebutuhan mendesak dapat mengganggu kondisi keuangan apabila tidak dipersiapkan sebelumnya. Karena itu, salah satu instrumen penting dalam tahap ini adalah dana darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










