Restitusi Pajak Masuk Pengawasan APBN 2027, Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Pemerintah akan memperkuat pengelolaan restitusi pajak melalui mekanisme pemeriksaan dan audit.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola perpajakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan, pengawasan restitusi dilakukan untuk memastikan pengajuan pengembalian pajak berjalan sesuai ketentuan.
Namun, pemerintah menegaskan mekanisme tersebut tidak dimaksudkan untuk menghilangkan hak wajib pajak yang memang berhak memperoleh restitusi.
Baca Juga: BI-Kemenkeu Sinkronkan Kebijakan Likuiditas hingga Arus Modal Asing
"Manajemen restitusi adalah suatu set alat yang dimiliki oleh pemerintah, Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Pajak untuk menjaga bahwa yang namanya restitusi itu taat dengan aturan," kata Suahasil di Gedung DPR RI, Selasa (29/9/2026).
Suahasil menegaskan pemerintah tetap akan menghormati hak wajib pajak yang mengajukan restitusi.
Di sisi lain, otoritas pajak akan memastikan kepatuhan wajib pajak dalam proses pengajuan pengembalian pajak tersebut.
"Namun, pada saat yang bersamaan kita juga ingin memastikan kepatuhannya. Kepatuhannya mengenai faktur, kepatuhannya mengenai transaksi, kepatuhannya mengenai hubungan antar wajib pajak yang harus di-establish dalam rangka mendapatkan restitusi tersebut," ujarnya.
Dengan demikian, pemeriksaan restitusi akan diarahkan pada aspek kepatuhan dan validitas transaksi yang menjadi dasar pengajuan.
Baca Juga: Menkeu Suahasil Siapkan 6 Sektor Andalan Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Pemerintah perlu memastikan dokumen perpajakan serta transaksi yang digunakan sebagai dasar restitusi dapat dipertanggungjawabkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








