Bukan Terlambat, Ini Alasan Perempuan Dewasa Lebih Hati-hati Memilih Cinta

AKURAT.CO Ketika seorang perempuan memasuki usia 35 tahun dan masih lajang, pertanyaan yang datang sering kali tidak jauh dari soal pernikahan.
Kapan menikah? Kenapa belum punya pasangan? Terlalu sibuk bekerja atau terlalu pemilih?
Pertanyaan serupa kembali muncul ketika perempuan menjalin hubungan dengan laki-laki yang usianya lebih muda.
Pilihan tersebut kerap menjadi bahan penilaian, seolah-olah usia menentukan kapan seseorang seharusnya menemukan pasangan dan membangun keluarga.
Situasi ini menunjukkan bahwa kehidupan romantis perempuan masih kerap ditempatkan dalam batas waktu tertentu. Ada tahapan yang dianggap ideal untuk dicapai, mulai dari memiliki pasangan, menikah, hingga membangun keluarga.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Hari Ini 5 September 2026: Percintaan, Karier, Keuangan, dan Kesehatan
Ketika seorang perempuan menjalani hidup di luar urutan tersebut, ia tidak jarang dianggap tertinggal.
Tekanan untuk menikah juga bukan sekadar komentar yang berlalu begitu saja. Penelitian yang dipublikasikan dalam Persona: Jurnal Psikologi Indonesia terhadap 196 perempuan lajang berusia 25-55 tahun menemukan bahwa stereotip negatif dapat menurunkan kesejahteraan psikologis perempuan.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa ketakutan menjadi lajang dapat memperkuat dampak stereotip tersebut. Artinya, pertanyaan mengenai kapan menikah, anggapan terlalu pemilih, hingga penilaian terhadap pilihan pasangan dapat berkembang menjadi tekanan emosional.
Tekanan tersebut semakin terasa ketika perempuan memasuki usia yang dianggap melewati "batas ideal" untuk menikah. Padahal, perjalanan setiap orang dalam menjalani hubungan tidak selalu berlangsung dalam waktu yang sama.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Leo Hari Ini 23 Agustus 2026: Percintaan, Karier, Keuangan, dan Kesehatan
Ada yang menemukan pasangan sejak muda. Ada pula yang memulai kembali hubungan setelah berpisah atau membutuhkan waktu lebih panjang sebelum merasa siap membuka hati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









