Deputi BI Sebut Stabilitas Harga Pangan Penting Jelang Lebaran 2024

AKURAT.CO Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono menyoroti urgensi untuk memperkuat pasokan dan meningkatkan efisiensi rantai pasok sebagai langkah kunci dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.
Hal ini datang di tengah tantangan meningkatnya permintaan pangan selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional, terutama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H atau Lebaran 2024 yang dirayakan di berbagai penjuru wilayah Indonesia.
Di samping itu, hal tersebut juga mencerminkan perhatian terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), yang dapat mempengaruhi dinamika pasokan pangan.
"Secara khusus di Kalimantan sejalan dengan potensi peningkatan permintaan sebagai dampak masifnya pembangunan Proyek Strategis Nasional termasuk Ibu Kota Nusantara, upaya penguatan pasokan dan efisiensi rantai pasok menjadi krusial untuk memastikan stabilitas harga dan ketahanan pangan di wilayah Kalimantan," kata Doni di Jakarta, Rabu (27/3/2024).
Selanjutnya, Doni menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan Bank Indonesia melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) untuk menciptakan sinergi dan inovasi kebijakan guna mengendalikan inflasi.
Ia menggarisbawahi bahwa kontrol inflasi tidak bisa hanya ditangani oleh Bank Indonesia semata.
Selai itu, ia juga mencatat bahwa kolaborasi antara TPIP, TPID, dan GNPIP telah membantu mengendalikan inflasi pada tahun 2023, menjaga inflasi tetap di bawah target sebesar 2,61% setelah mencapai 5,51% pada tahun sebelumnya.
"Berkat kerja sama kita semua, inflasi di tahun 2023 dapat stabil berada dalam tentang sasaran target sebesar 2,61 persen setelah pada tahun sebelumnya mencapai capaian yang tinggi sebesar 5,51 persen," ujarnya.
Sehingga, BI berkomitmen untuk terus mendorong kantor perwakilan di seluruh wilayah guna meningkatkan sinergi antara TPIP, TPID, dan GNPIP demi menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan pada tahun 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








