China Gelontorkan Subsidi Untuk Pembaruan Alat Berat dan Mesin Pertanian
Demi Ermansyah | 9 Januari 2025, 13:40 WIB

AKURAT.CO Selain fokus pada konsumsi domestik, China juga serius mendukung industri dalam negeri dengan meningkatkan subsidi untuk pembaruan alat berat dan peralatan produksi.
Dimana pemerintah menargetkan sektor pertanian, informasi elektronik, hingga keselamatan kerja dalam program ini.
Mesin-mesin pertanian seperti pemetik kapas dan pengering biji-bijian kini mendapat subsidi hingga CNY80000 yuan (sekitar Rp1,5 juta) per unit. Subsidi ini bahkan mencakup perbaikan bus dan baterai kendaraan yang sudah melewati masa garansi.
Pemerintah pusat telah menganggarkan CNY81 miliar yuan untuk mendanai program ini. Dana tersebut sebagian besar berasal dari penjualan obligasi khusus jangka panjang.
Menurut Wakil Ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, Zhao Chenxin menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendukung transformasi hijau, meningkatkan efisiensi industri, dan memperkuat daya saing perusahaan lokal.
"Di sisi lain, ekspor yang selama ini menjadi andalan perekonomian kami saat ini sedang menghadapi tantangan berat. Ketegangan perdagangan dengan AS juga kembali memanas dengan kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih," ungkapnya melalui lansiran Bloomberg.
Maka dari itu, lanjut Chenxin, fokus pada peningkatan konsumsi domestik dan pembaruan infrastruktur industri menjadi solusi strategis bagi China untuk menjaga stabilitas ekonomi.
"Dengan dua langkah ini, kami berharap bisa mengatasi tekanan global sekaligus memperkuat fondasi ekonomi dalam negeri," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








