Efisiensi APBN 2025, Erick Thohir: Kita Cari Jalan Tanpa Mengeluh
Camelia Rosa | 10 Februari 2025, 19:52 WIB

AKURAT.CO Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir buka suara mengenai pemangkasan anggaran di Kementeriannya.
Sebagaimana diketahui, pemangkasan anggaran ini memang terjadi di sejumlah Kementerian/Lembaga menyusul adanya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.
Erick memastikan bahwa proyek-proyek di BUMN tetap berjalan meski pihaknya mengalami pemangkasan anggaran tersebut. Begitupula dengan program prioritas BUMN di 2025.
Pasalnya diakui Erick, hingga kini nominal pemangkasan anggaran belum diputuskan secara final. "Belum putus," jelas Erick ketika ditemui di kantornya, Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/2/2025).
Sementara ketika disinggung mengenai lampu yang sudah mulai padam usai adanya aturan mengenai efisiensi anggaran, Erick berdalih hal ini untuk mengurangi efisiensi terhadap penyerapan karbon.
"Mati lampu ini pengurangan efesiensi daripada penyerapan karbon, supaya karbonnya efesien. Ini kita mau coba kaca di depan kalau bisa diganti solar panel, ya kan, supaya mengurangi keterbutuhan itu," tutur Erick.
Erick juga menegaskan bahwa yang terpenting adalah terus mencari solusi tanpa terjebak pada keterbatasan anggaran.
Oleh sebab itu, dirinya memastikan pihaknya akan tetap fokus menjalankan transformasi perusahaan-perusahaan pelat merah serta kebijakan yang telah ditetapkan dapat berjalan sesuai target.
"Kita coba cari jalan tanpa mengeluh. Karena yang penting mendorong bahwa kebijakan jalan, transformasi juga BUMN-nya jalan," tukas Erick.
Adapun berdasarkan data yang diperoleh Akurat.co, efisiensi di Kementerian BUMN mencapai Rp123,6 miliar dari Pagu anggaran tahun 2025 yang sebesar Rp277,5 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









