Waduh! Trump Perketat Tarif Impor, Ekonomi Asia Ketar-Ketir?

AKURAT.CO Kebijakan tarif timbal balik yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menjadi ancaman bagi perekonomian Asia.
Dengan menerapkan tarif baru pada impor dari China, Korea Selatan, Jepang, India, dan negara-negara lain, Trump semakin memperketat kebijakan proteksionismenya.
Vietnam, sebagai salah satu negara dengan surplus perdagangan signifikan terhadap AS, segera mengambil langkah taktis untuk menghindari dampak besar dari kebijakan ini.
Baca Juga: Dampak Tarif AS, PM Australia Berharap Bertemu Trump
Salah satu strategi yang diterapkan adalah dengan menurunkan tarif impor pada beberapa produk asal AS, terutama di sektor pertanian dan manufaktur.
Dikutip dari laman Bloomberg, Vietnam termasuk dalam daftar 15 negara yang berkontribusi besar terhadap defisit perdagangan AS. Ini berarti, dampak dari tarif baru ini akan sangat terasa di kawasan Asia yang selama ini bergantung pada ekspor ke AS.
Selain Vietnam, negara lain di Asia juga berupaya menyesuaikan diri. Jepang dan Korea Selatan, misalnya, mulai meningkatkan investasi di AS sebagai langkah diplomasi ekonomi.
Sementara itu, India dan China memilih untuk menguatkan pasar domestik mereka guna mengurangi ketergantungan pada ekspor ke AS.
Baca Juga: Waspadai Dampak Tarif Trump terhadap Inflasi, The Fed Beri Sinyal Lampu Kuning
Dampak kebijakan ini juga dirasakan oleh sektor manufaktur dan otomotif. Perusahaan seperti Hyundai dan Toyota berpotensi mengalami penurunan ekspor akibat tarif impor 25% yang diberlakukan Trump pada kendaraan. Dengan tekanan ini, industri di Asia kini harus mencari cara baru untuk mempertahankan daya saing mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






